DIPIMPIN pengadil lapangan asing masih akan dirasakan penggawa Arema FC dalam laga lanjutan BRI Liga 1 ke depan.
Itu menyusul, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana memakai jasa wasit luar negeri dalam tujuh laga sisa kompetisi.
Mereka akan bertugas di pertandingan-pertandingan krusial.
Di antaranya, pertandingan penentu tim-tim yang berada di papan bawah untuk tidak turun kasta.
Baca Juga: Bantah Rumor Pindah, Achmad Prioritaskan Arema FC, Bertekad Bawa Singo Edan Berprestasi
Lalu, laga yang berpeluang menjadi momentum klub meraih gelar juara BRI Liga 1 musim 2024/2025.
Berdasar jadwal tujuh laga sisa BRI Liga 1, Arema FC tercatat masih akan melawan tim papan bawah dan atas. Seperti Persebaya Surabaya pada 28 April.
Lalu menghadapi kesebelasan berpotensi turun kasta seperti Madura United, 24 April, Persis Solo, 5 Maret, dan Semen Padang, 24 Maret.
Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes mengatakan, tidak mempermasalahkan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Pemain Full Back Kiri Arema FC Recharge Energy dengan Kumpul Keluarga
Baginya, dipimpin wasit lokal dan dari luar negeri sama saja.
Itu karena, pengadil lapangan bekerja berdasar aturan dan tidak memimpin laga dengan berat sebelah.
”Saya tidak mau berkomentar banyak terkait itu (wasit asing). Karena sudah menjadi keputusan operator kompetisi,” ungkapnya.
Menurutnya, fokus penggawa Singo Edan menuntaskan kompetisi BRI Liga 1 dengan maksimal. (wb3/gp)
Editor : Aditya Novrian