LATIHAN rutin dengan durasi panjang bukan perkara mudah untuk atlet Voli Pantai Kota Malang.
Mereka perlu ditunjang asupan nutrisi yang bagus supaya bisa menempa diri dengan maksimal.
Sekaligus, bisa terhindar dari potensi problem kaki.
Pelatih Voli Pantai Kota Malang Elis Julaeha menjelaskan, asupan makanan yang baik merupakan kebutuhan tidak bisa disepelekan.
Itu karena, voli pantai olahraga yang mengandalkan fisik dan endurance.
“Atlet harus bekerja ekstra dari mulai proses receive, passing sampai penyelesaian akhir,” katanya.
Dalam situasi atlet harus menghadapi tantangan eksternal di lapangan.
Seperti cuaca dan pasir.
Sedangkan saat latihan tidak cukup dengan durasi satu jam.
Elis menjelaskan, pada umumnya latihan rutin setiap harinya berdurasi empat jam.
“Terkadang bisa latihan sampai lima jam lebih,” paparnya.
Berangkat dari hal itu, dirinya mendorong anak asuhnya untuk mengonsumsi extra fooding atau makanan tambahan bergizi setiap hari.
Seperti multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Hingga diwajibkan mengonsumsi susu.
Umumnya, atlet Voli Kota Malang mengonsumsi vitamin sebelum tidur.
Sedangkan untuk susu, dalam sehari tiga kali.
Meski terlihat sederhana, Elis mengatakan, komposisi asupan itu penting untuk atlet.
Khususnya, untuk membantu atlet saat recovery.
Tapi untuk mencukupi kebutuhan itu Elis dihadapkan sejumlah tantangan.
Salah satunya, bantuan anggaran untuk ekstra fooding atlet Voli Pantai Kota Malang belum turun.
“Sampai saat ini belum ada kabar dari Disporapar Kota Malang,” kata dia.
Padahal, pihaknya sudah berupaya mengurus hal tersebut sejak tahun lalu.
Akibatnya, para atlet harus membeli tambahan nutrisi seperti vitamin dan susu dengan uang mereka sendiri. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho