SEPAK Takraw Kota Malang melakukan beragam cara untuk bisa berprestasi di Porprov Jawa Timur IX 2025.
Mulai dari melakukan persiapan jangka panjang, merekrut amunisi potensial, sampai gelar tryout untuk menguji performa atlet.
Target mereka di kejuaraan olahraga multi cabor itu meraih medali emas. Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Malang Abdul Rahman mengatakan, pihaknya sudah bersiap selama sembilan bulan.
”Sejak Agustus tahun lalu, kami sudah mempersiapkan segalanya,” katanya.
Baca Juga: Pasi Kota Malang Manfaatkan Jatim Open untuk Lihat Perkembangan Atlet
Baik mengasah aspek teknis, fisik, sampai membangun tim. Dalam usaha mencari komposisi atlet terbaik untuk Porprov Jawa Timur, mereka tidak sekadar mengandalkan atlet lokal.
Lebih jauh, juga menjaring atlet sepak takraw dari luar Jawa Timur. Mereka didatangkan untuk membuat persaingan di tim semakin kompetitif.
”Kami merekrut 5 atlet putri dari Sulawesi Selatan,” katanya.
Menurutnya, atlet dari wilayah tersebut memiliki kualitas saat bermain sepak takraw. Mereka didatangkan juga dengan status sudah punya jam terbang tinggi di kejuaraan sepak takraw berbagai level di tanah air.
Baca Juga: Atlet Sepatu Roda Kota Malang Raih Empat Medali di Kejurprov
Sedangkan untuk atlet asli Malang yang jadi bagian tim Sepak Takraw Kota Malang, Abdul menjelaskan, berasal dari klub-klub sekolah. Dari sana, dia mendapatkan cukup banyak atlet muda potensial.
Saat ini cabor tersebut punya 18 atlet terdiri sembilan putra dan sembilan putri. Dalam menunjang persiapan sebelum Porprov Jatim, saat ini durasi dan intensitas latihan atlet Sepak Takraw Kota Malang ditingkatkan.
”Yang biasanya sehari latihan dua jam sekarang bisa sampai empat jam,” katanya.
Program latihan tersebut digelar di tempat yang berbeda. Mulai dari lapangan SMP Negeri 12 Malang dan GOR Sports Center Unisma. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho