BALI - Keputusan melangsungkan laga melawan Persebaya Surabaya di Bali bukan tanpa tantangan untuk Arema FC.
Singo Edan selalu sulit menang saat menghadapi Green Force di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Statistik Arema FC dalam dua pertemuan terakhir selalu tumbang.
Persebaya mencuri tiga angka saat bersua Arema FC di Pulau Dewata tidak didapatkan dengan skor besar.
Mereka menang dengan keunggulan tipis.
Tapi, sukses mengakhiri perlawanan Singo Edan.
Statistik tersebut menambah catatan negatif Julian Guevara dkk jelang derby Jawa Timur besok (28/4).
Itu karena, Singo Edan menatap laga syarat gengsi itu dengan dua kekalahan beruntun.
Sedangkan untuk Persebaya, bisa menambah kepercayaan diri mereka.
Sebelum melawan Arema FC, mereka berhasil mengalahkan Persib Bandung, Madura United, sampai PSM Makassar.
Pada pertemuan pertama lalu, klub identik kostum hijau itu sukses mengalahkan Dendi Santoso cs di Stadion Gelora Bung Tomo.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi berharap, tim mendapatkan tiga poin saat melawan Persebaya besok (28/4).
Menurutnya, elemen tim harus bangkit seusai merasakan dua kekalahan beruntun.
”Statistik yang kurang bagus harus menjadi pelecut pemain untuk menampilkan permainan yang lebih baik,” paparnya.
Dia optimistis, elemen tim Singo Edan bisa melakukan usaha tersebut.
Dasar keyakinannya, skuad Arema FC berusaha berbenah selepas melawan Madura United.
Lalu, musim ini tim bisa mengakhiri sejumlah catatan negatif.
Salah satunya berhasil meraih kemenangan lebih banyak dibandingkan musim lalu.
Jumlah gol juga mengalami grafik yang meningkat dari pekan ke29 BRI Liga 1 2023/204 sebelumnya.
Harapannya dalam kondisi sekarang, Arema FC terus mendapatkan support dari pemain ke-12.
Menurutnya pesan positif yang dikirim ke elemen tim menjadi pelecut semangat.
”Dukungan selalu berarti untuk kami,” paparnya.
Penyerang Arema FC Dedik Setiawan mengatakan, hasil laga sebelumnya harus dijadikan pembelajaran.
Skuad Singo Edan tidak perlu memikirkan hasil laga sebelumnya.
Fokus dengan kekuatan sendiri ”Kami harus melakukan introspeksi,” katanya.
Baginya semua elemen tim wajib terus saling support satu sama lain untuk lebih kuat.
Sementara itu, Pelatih K e p a l a Arema FC Ze Gomes mengatakan, tim mencoba mengoptimalkan persiapan.
Meski tidak banyak bisa dilakukan dengan jeda singkat, dirinya optimistis pemain bisa menghadirkan penampilan lebih positif.
”Kami sangat siap menghadapi laga tersebut (lawan Persebaya),” kata dia.
Terkait statistik kurang baik saat berlaga di kandang Bali United, dirinya tidak ingin terlalu memikirkannya.
Itu karena, situasi saat ini sudah berubah.
Dilihatnya, kesempatan meraih poin penuh terbuka untuk anak asuhnya.
”Kami menyadari bagaimana laga ini (lawan Persebaya). Yang jelas pemain kami selalu ingin menang di setiap laga,” papar nakhoda berusia 48 tahun itu.
Baginya, yang terpenting elemen tim menjaga konsentrasi. (wb3/gp)
Editor : A. Nugroho