BALI - Hasil imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya harus dibayar mahal Arema FC. Gelandang andalan tim Pablo Oliveira harus mengalami problem kaki kemarin.
Pemain asal Brasil itu harus mendapatkan perawatan tim medis setelah kaki kanannya tertindih gelandang Persebaya Toni Firmansyah. Akibat kondisi itu Pablo tidak bisa menuntaskan laga derbi Jawa Timur kemarin. Dia ditarik keluar pada menit 39.
Penggawa tim bernomor punggung 32 itu juga masih diragukan bermain saat tim melawan Persis Solo, 5 Mei mendatang. Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan juga belum bisa menjelaskan secara detail bagaimana kondisi gelandang berusia 29 tahun itu.
”Kami harus melakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging) dulu untuk mengetahui bagaimana kondisinya,” terangnya.
Baca Juga: Mengulangi Performa Negatif Bulan Januari, Arema FC Tidak Menang dalam Tiga Pertandingan
Karena itu, dia belum mengetahui bagaimana peluang Pablo tampil di laga selanjutnya. Menurutnya, selama sepekan ke depan kondisi pemain berusia 29 tahun itu akan dipantau. Reta mengatakan, siapa pemain yang bermain dan tidak di BRI Liga 1 penentunya tim pelatih.
Tugasnya, membantu penggawa tim Singo Edan menjalani proses pemulihan. Kemarin, mengompres bagian kaki Pablo yang bermasalah dengan ice jadi langkah pertama yang dilakukan untuk perawatannya.
Usaha itu merupakan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Digunakan untuk meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan.
”Metode pemulihan selanjutnya akan berbeda. Tergantung bagaimana problem kaki Pablo,” tutur pria asal Ponorogo.
Baca Juga: Kesampingkan Statistik Negatif Lawan Persebaya, Pemain Arema FC Buru Tiga Poin Pertama
Sedangkan keputusan tidak memaksa Pablo bermain karena dua hal. Antisipasi cedera yang lebih serius dan sang-pemain merasa tidak nyaman.
Apabila Pablo tidak bisa bermain di laga selanjutnya akan menjadi kerugian untuk Arema FC. Alasannya, dia menjadi bagian penting di lini tengah Singo Edan.
Pablo mempunyai jumlah tekel, passing, dan intersep tinggi di tim. Pablo tercatat sudah menciptakan dua gol selama putaran kedua kompetisi.
Dia harus rela kembali tidak memperkuat Singo Edan. Sebelumnya, harus absen saat Singo Edan lawan Madura United akibat akumulasi kartu kuning. (wb3/gp)
Editor : Aditya Novrian