SOLO - Catatan Arema FC dalam menyambut laga nanti malam tak terlalu gemilang.
Dalberto Luan Belo dkk hanya sanggup meraih satu poin dari dua laga terakhir.
Itu berbanding terbalik dari calon lawan, Persis Solo.
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu sukses mendulang enam poin dari dua laga terakhir.
Itu mengindikasikan momen kebangkitan Persis Solo.
Juga menjadi bukti bahwa mereka ingin bertahan di Liga 1 pada musim depan.
Saat ini, Persis hanya berada di posisi ke 14 klasemen sementara.
Berjarak dua tingkat dari zona degradasi.
Tiga poin tentu jadi bidikan mereka agar aman dari degradasi.
Situasi tersebut tentu kurang menguntungkan Arema FC.
Diperparah dengan performa lini depan mereka yang belum stabil.
Dalam dua laga terakhir, duet Charles Lokolingoy dan Dalberto Luan Belo masih paceklik gol.
Sadar dengan problem itu, Pelatih Kepala Ze Gomes menegaskan bahwa gol bisa dicetak oleh siapa pun.
”Tidak masalah kalau yang mencetak gol bukan pemain depan,” kata dia.
Menurut pelatih berkebangsaan Portugal itu menekankan bahwa kemenangan tetap menjadi prioritas utama skuadnya.
Namun, langkah Arema FC untuk kembali merasakan kemenangan dipastikan berjalan alot.
Sebab, Persis Solo sedang dalam motivasi tinggi setelah mendapati dua kemenangan beruntun.
Situasi itu juga diamati dengan baik oleh Ze Gomes.
Dia memprediksi pertandingan malam nanti bakal berjalan dengan ketat.
”Apalagi nanti stadion full oleh suporter lawan,” tambah dia.
Namun, Singo Edan punya mental baja.
Ze Gomes mencontohkan saat timnya melakoni derbi Jawa Timur, 28 April lalu.
Meski berada dalam tekanan, pihaknya bisa bermain dengan apik.
Bahkan sempat unggul terlebih dahulu.
Sementara itu, bek tengah Arema FC Brandon Scheunemann menyebut timnya sudah mempersiapkan laga dengan matang.
Dia menilai kebangkitan Persis Solo tidak membuat rekan-rekannya gentar.
”Semoga kami bisa memberikan penampilan yang terbaik agar menang,” papar dia.
Di tempat lain, Pelatih Kepala Persis Solo Ong Kim Swee (OKS) menegaskan bahwa tren positif timnya wajib dilanjutkan.
”Sebab, kami bertambah baik dari yang sebelumnya inkonsisten,” kata dia.
Juru taktik asal Malaysia itu menilai, momentum kemenangan mereka melawan Persita telah menambah motivasi para penggawanya untuk meraih hasil serupa saat menjamu Arema FC.
Meski sudah punya modal bagus, OKS mengakui kalau timnya masih punya pekerjaan rumah (PR).
Utamanya terkait pengambilan keputusan.
Baik saat skema open play maupun bola mati. Poin evaluasi itu sudah diperbaiki mereka dalam beberapa hari terakhir.
Senada dengan sang pelatih, bek tengah Persis Solo Eky Taufik ingin timnya tampil konsisten saat menjamu Arema FC nanti malam.
Itu dibutuhkan karena dia menilai bahwa timnya masih belum aman seratus persen dari jeratan degradasi.
”Kami harus terus fokus melawan Arema FC agar bisa mengamankan posisi di klasemen,” papar dia. (zan/by)
Editor : Aditya Novrian