Arema FC Butuh Satu Clean Sheet Lagi
MALANG KOTA- Arema FC berpotensi mencatatkan rekor baru saat bermain melawan PSBS Biak pada Minggu nanti (18/5).
Singo Edan mempunyai kesempatan melampaui jumlah clean sheet pada BRI Liga 1 musim 2023/2024 lalu.
Lucas Frigeri dkk butuh sekali nirbobol lagi untuk menorehkan capaian itu.
Sampai BRI Liga 1 pekan ke 33, Arema FC sudah enam kali menorehkan clean sheet.
Jumlah tersebut sama dengan saat mereka mengarungi kompetisi musim lalu.
Musim ini Thales Lira dkk tidak kebobolan sepanjang laga sebanyak empat kali saat putaran pertama dan dua kali pada paro kompetisi kedua.
Catatan nirbobol Arema FC terbaru saat menghadapi Persis Solo.
Pada laga pekan ke-31 itu, Dedik Setiawan cs berhasil menang dengan skor 1-0.
Kiper Arema FC Lucas Frigeri menyadari potensi rekor tersebut.
Secara pribadi dirinya akan berusaha mendorong tim melampaui statistik tidak kebobolan musim lalu.
”Kami ingin membuat catatan nirbobol lagi pada Minggu nanti (Lawan PSBS),” kata dia.
Pemain asal Brasil mengatakan, tim sudah berbenah seusai laga terakhir melawan Persik Kediri.
Tim pelatih dan pemain melakukan evaluasi kenapa bisa sampai kemasukan tiga gol.
Padahal, pada laga sebelumnya lawan Persis berhasil tidak kemasukan.
Menurutnya, untuk mewujudkan misi tersebut dirinya tidak bisa bekerja sendiri.
Membutuhkan support dari penggawa Arema FC lainnya.
Itu karena untuk menggalang pertahanan yang solid membutuhkan kerja sama yang baik semua pemain.
Mulai dari pemain lini depan melakukan pressing ke lawan saat coba membangun serangan.
Pemain belakang dan tengah mempersempit ruang gerak dan meredam lawan.
”Kami harus punya mentalitas yang kuat dan benar-benar fokus sepanjang laga,” papar pemain berusia 35 tahun tersebut.
Dilihatnya, clean sheets tidak sekadar untuk memburu rekor pada laga Minggu nanti (18/5).
Kemampuan tim tidak kebobolan akan membantu Arema FC menang.
Sebelumnya, PSBS Biak tumbang dari Persis Solo akibat gagal menciptakan gol.
”Saat bertahan bagus, kami bisa mencuri gol dan menang,” katanya.
Frigeri dalam kondisi yang bagus saat ini.
Di lihatnya, elemen tim sudah move on dari hasil laga sebelumnya.
Sementara itu, Achmad Maulana Syarif mengatakan, prioritas utama tim meraih hasil maksimal saat away ke Papua.
Menurutnya, Singo Edan ingin mencari poin yang hilang saat bermain di kandang pada 11 Mei lalu.
”Kami harus bangkit dan kembali meraih hasil yang positif,” katanya.
Demi mewujudkan misi itu, dirinya sudah melakukan evaluasi dari laga lalu.
Memperbaiki apa yang menjadi kekurangan.
Sementara tim pelatih membekali pemain strategi serta kelebihan dan kelemahan lawan. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho