UNGGUL FC Malang bakal kembali berlaga setelah absen di Pro Futsal League (PFL) pekan ke-10 pada 9-10 Mei lalu.
Klub berlogo singa bermahkota itu dijadwalkan menjalani satu laga pada pekan ke-11.
Mereka akan melawan Kuda Laut Nusantara GBK Basket Hall, Jakarta.
Melawan tim PFL peringkat delapan itu, Andres Teran dkk enggan meremehkan.
Kuda Laut Nusantara dirasa menjadi tim yang berpotensi membuat mereka kehilangan poin.
Unggul FC Malang waspada akibat pada putaran pertama lalu kalah 3-2 dari tim futsal asal Jakarta itu.
Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida menjelaskan, elemen tim sudah belajar dari kesalahan di pertemuan sebelumnya.
Saat itu Unggul FC Malang kecolongan gol lebih dahulu lewat aksi Alif Rizky.
Baru kemudian dapat menyamakan kedudukan melalui Wellington Pereira.
Saat itu karena mencetak gol lebih dahulu, Kuda Laut punya banyak momentum mendikte permainan Anton Cahyo cs.
Dampaknya, mereka mampu mencetak gol kedua dan akhirnya membobol gawang Unggul FC untuk ketiga serta memastikan kemenangan.
”Karena itu kami akan menekan mereka sejak awal laga,” kata pelatih asal Portugal itu.
Joao menjabarkan, mencetak gol pertama saat awal babak dapat membuyarkan game plan yang direncanakan lawan.
Secara psikis, unggul terlebih dahulu bisa memberi tekanan untuk pemain Kuda Laut Nusantara.
Alhasil banyak celah yang dapat dimanfaatkan pemain Unggul FC.
Baik itu dalam situasi open play dan saat bola mati.
Situasi lawan yang tertekan akibat tertinggal gol, bisa membuat Ikhsani Fajar cs lebih mudah mengontrol permainan.
”Kunci untuk memenangkan pertandingan nanti (besok) adalah bersabar,” kata dia.
Menurutnya, tim harus bermain dengan pemikiran jernih.
Tujuannya, supaya keputusan yang diambil saat laga berjalan maksimal. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho