KABUPATEN- Pemain belakang Arema FC Daffa Fahis akhirnya kembali terlihat di latihan tim.
Pemain asal Jakarta itu sebelumnya menepi selama sembilan bulan.
Sejak Selasa lalu (13/5) dia menjalani pemulihan di lapangan.
Sebagai informasi, Daffa sebelumnya mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) saat mengikuti pra-musim Arema FC di Bali pada Juli 2024.
Cedera tersebut memaksanya menepi dari aktivitas tim dan menjalani serangkaian perawatan intensif.
Setelah melalui diagnosis lanjutan, dia naik ke meja operasi pada Oktober tahun lalu.
Fisioterapis Arema FC Reta Arroyan menjelaskan, Daffa telah mencapai fase empat pemulihan.
Dalem level itu, pemain mulai melakukan adaptasi lapangan.
Pemain berusia 20 tahun itu membiasakan diri dengan gerakan bola dasar.
Mulai melakukan passing, berlari, sampai gerakan yang menunjang aktivitas sepak bola lain.
Itu akibat, dalam waktu lama tidak menjalani latihan secara intensif.
”Cedera ACL itu memengaruhi proprioceptive dia,” kata dia.
Proprioceptive merupakan kemampuan tubuh untuk merasakan posisi, gerakan dan keseimbangan sendi, khususnya di lutut.
Cedera ACL mem buat reseptor proprioceptive atau sensor alami di bagian tersebut terganggu.
Sehingga berdampak ke kontrol ger akan dan stabilitas tubuh.
Karena itu, adaptasi lapangan yang dijalani Daffa difokuskan untuk mengembalikan kemampuan tubuhnya dalam aktivitas sepak bola secara bertahap.
Tujuannya, supaya gerakan pemain bernomor punggung 16 itu kembali luwes, seimbang, dan punya respons baik terhadap gerakan dinamis.
”Baru setelahnya itu diizinkan bergabung dalam latihan tim lagi,” paparnya.
Proses tersebut diperkirakan akan berjalan selama dua bulan.
Dalam kurun waktu itu, dia tidak sekadar latihan otot.
Tapi, juga akan mengembalikan level kebugarannya.
Di tempat terpisah, Daffa bahagia bisa kembali berlatih di lapangan.
Meski kembali menjalani adaptasi.
Dirinya senang bisa bergabung dengan kawan-kawannya.
”Alhamdulillah. Bersyukur dengan proses panjang pemulihan,” katanya.
Dia menjelaskan, perjuangannya untuk kembali sembuh tidak mudah.
Perlu tekad yang kuat dan kerja keras.
”Untung dalam fase itu keluarga dan rekan di tim selalu memberi support,” katanya.
Di tempat terpisah, Center Back Syaeful Anwar mengatakan, saat ini terus menjalani pemulihan.
Dia mengklaim proses pemulihan berjalan positif dan masuk fase ketiga.
”Saat ini fokus pemulihan di Malang. Bersama pihak yang rekomendasi klub,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho