Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Tetap Menjual Tiket Online Musim Depan

Galih R Prasetyo • Selasa, 3 Juni 2025 | 21:54 WIB
LEBIH EFISIEN: Penonton laga Arema FC melawan Persik Kediri harus melewati pemeriksaan ketat sebelum masuk Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
LEBIH EFISIEN: Penonton laga Arema FC melawan Persik Kediri harus melewati pemeriksaan ketat sebelum masuk Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

 

MALANG KOTA - Meski ada pihak yang pro dan kontra, manajemen Arema FC memastikan tidak mengubah skema penjualan tiket laga home musim depan. Mereka masih akan menerapkan skema online. Keberhasilan sistem itu pada kompetisi 2024/2025 jadi salah satu alasan klub tidak menggunakan cara manual lagi.

Sebagai informasi, penerapan sistem penjualan tiket full online laga kandang Arema FC dimulai musim lalu. Skema itu dimulai saat tim berkandang di Stadion Soepriadi, Blitar. Lalu berlanjut di Stadion Kanjuruhan.

Manajer Bisnis Arema FC Munif Bagaskara Wakid mengatakan, tidak ingin mengubah budaya membeli tiket yang sudah dibangun.

Menurutnya, membeli tiket secara online sudah dilakukan di sepak bola modern. Banyak tim-tim sepak bola di dunia dan Liga 1 telah memanfaatkan pembelian tiket itu.

”Arema FC tentu ingin mengikuti perkembangan tersebut. Toh, perubahan pembelian tiket itu mendapatkan respons baik sejauh ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.

Dilihatnya, saat ada yang kontra tidak membuatnya terkejut. Karena baru berjalan full selama satu musim.

Dirinya yakin kritik yang ada bukan bentuk membenci sistem penjualan tiket secara daring. Tapi, bentuk masukan yang membangun untuk Arema FC bisa lebih baik.

Berangkat dari itu, setiap kritik akan dijadikan sebuah pembelajaran alias masukan. ”Pastinya untuk skema penjualan online akan kami matangkan secara menyeluruh,” kata Alumnus Universitas Brawijaya itu kemarin.

Musim depan sistem penjualan tiket tidak akan jauh berbeda dengan saat kompetisi lalu. Tetap melalui laman AremAxcess. Dia akan mencoba memaksimalkan sosialisasi.

Tujuannya, supaya pemain ke-12 belum familiar dengan sistem itu tidak kesulitan mengakses atau mendapat tiket. Lalu, berencana meningkatkan sistem supaya tidak ada lagi yang susah mendaftar.

Dia menyadari AremaAxcess masih mempunyai sejumlah pekerjaan rumah. Perlu peningkatan supaya membuat teman-teman suporter lebih nyaman.

Terlepas dari itu, dia merasa penjualan tiket secara online jauh lebih aman dari calo. Potensi penyusup masuk juga mengecil karena harus dilakukan pengecekan data terlebih dahulu.

Munif menjabarkan, untuk sementara pembelian tiket menggunakan KTA Aremania Utas masih menjadi optional. Sama seperti pertandingan musim lalu. ”Kalau masalah (wajib KTA musim depan) atau tidak, kami masih godok bersama teman-teman presidium Aremania Utas,” katanya.

Menurutnya, adanya KTA akan memberikan jaminan keamanan. Sekaligus benefit yang bagus bagi member.

Tapi, dia tidak memungkiri apabila banyak pendatang atau tamu yang pertama kali menonton Arema FC. Sehingga pendaftaran bisa melalui AremAxcess langsung.

Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, klub ingin melanjutkan catatan positif musim lalu.

Baik itu secara aspek internal tim atau klub keseluruhan. ”Karena itu kami meminta dukungan untuk membuat klub lebih baik lagi,” kata dia. (gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #pembelian #online #tiket #Singo Edan