MALANG – Manchester City jelas ingin bangkit musim depan. Mereka terus berupaya meregenerasi skuadnya dalm bursa transfer kali ini. Usai tak memperpanjang kontrak Kevin de Bruyne, jenderal lapangan tengah mereka, The Citizen langsung gercep membidik buruannya.
Satu pemain sudah berhasil diamankan. Dia adalah Tijjani Reijnders. Gelandang yang punya darah Maluku, Indonesia ini ditebus dengan mahar 70 juta euro dari AC Milan. Pemilik nama belakang Lekatompessy ini bakal menjadi motor yang bakal menggerakkan mesin Man City musim depan.
Bakal ditandemkan dengan Rodri yang diperkirakan sudah pulih dari cedera panjangnya, Reijnders akan diproyeksikan sebagai gelandang box to box dengan lisensi untuk lebih menyerang.
Dengan sokongan pemain seperti Omar Marmoush dan Gundogan, pemain Timnas Belanda ini mampu menjadi pembagi bola yang aktif di lini tengah City.
Dalam rilis transfer klub, Hugo Viana, menyatakan bahwa direkrutnya kakak full back Timnas Indonesia, Eliano Reijndersadalah bagian dari upaya klub untuk tampil lebih baik di masa depan. “Reijnders adalah investasi jangka panjang klub dan pemain yang sangat berharga,” ujar Direktur Olahraga Man City ini.
Direkrutnya Reijnders memang sudah banyak dibicarakan sebelumnya. Pemain ini tampil moncer bersama AC Milan di Serie A. Dia didorong lebih ke depan oleh pelatih Sergio Conceicao. Mencetak 13 gol dan 4 assist jelas menjadi bukti bagaimana kontribusi Reijnders selama di Italia.
Soal gaya, Reijnders sebenarnya lebih mirip legenda Chelsea, Frank Lampard yang juga pernah memperkuat City pada musim 2014/2015. Punya visi dan tendangan yang bagus, Reijnders juga punya etos kerja yang luar biasa.
Buru Bek Sayap dari Rival
Jika sektor depan dan tengah dipastikan sudah cukup aman, Man City justru sangat butuh tambahan tenaga di lini belakang. Khususnya di sektor full back. Hengkangnya Kyle Walker dan Joao Cancelo jelas butuh pengganti dalam bursa transfer kali ini.
Saat full back jagoan sudah dibidik klub lain, seperti Jeremie Frimpong, dan Milos Kerkez, City tak mau ketinggalan. Pep Guardiola sudah memantau beberapa opsi untuk direkrut.
Satu di antaranya adalah Valentino Livramento. Bek Inggris yang jadi tumpuan lini belakang Newcastle ini memang dianggap sebagai salah satu full back terbaik di Premier League. Livramento memang bukan bek sayap yang jago crossing, namun dengan usianya yang masih 22 tahun, kontribusinya dalam permainan sangat istimewa. Musim lalu, dia bahkan dipercaya hampir di semua pertandingan Newcaslte.
Tak hanya Livramento, bek kiri Aljazair, Rayan Air Nouri juga turut diburu. Punya kontribusi 4 gol dan 7 assist di tim yang sedang bapuk seperti Wolverhampton musim lalu, membuat performa Rayan terlihat cukup dominan.
Man City pun sangat berminat untuk mengamankan tanda tangannya. Soal harga, dengan banderol 30-40 juta euro, Man City tentu tak keberatan menebusnya.
Editor : A. Nugroho