MALANG KOTA - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang akhirnya memoles lintasan balap sepeda di Velodrome. Pekerjaan itu sudah dilakukan sejak Kamis lalu (19/6). ”Karena kami kan tuan rumah (Porprov), maka harus memberikan layanan yang terbaik,” kata Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi, kemarin (20/6).
Sebelumnya, dia menyebut kalau pemolesan di lintasan Velodrome terkendala status aset. Velodrome diketahui merupakan aset Pemprov Jawa Timur. Meski sudah mencoba berkomunikasi berkali-kali, tapi belum ada respons dari pemrov sejak akhir Mei lalu.
Karena itu, baru ada pemeliharaan dari sisi bangunan saja. Kemudian, pihaknya melakukan pemotongan rumput dan merapikan beberapa lintasan. Sementara perbaikan secara signifikan menunggu pemprov.
Setelah itu, disporpar kembali menelusuri dokumen terkait lintasan Velodrome. Ternyata, sudah ada penyerahan dari KONI Kota Malang ke Pemkot Malang. ”Sehingga ke depan perhitungannya juga akan menjadi aset kami (pemkot),” sambung pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Dengan adanya dokumen penyerahan status, disporapar akhirnya bisa melakukan pemolesan mulai Kamis lalu. Namun, langkah tersebut dilakukan secara bertahap. Diawali dengan membersihkan kotoran di bagian lintasan. Total yang dibersihkan memiliki panjang sekitar 333 meter dan lebar 160 meter.
Selain membersihkan kotoran, bagian lintasan yang kasar akan diperhalus dan dicat. ”Jadi pandangan atlet yang melintas menggunakan sepeda tidak terganggu,” terang Baihaqi.
Secara bertahap disporapar juga akan melakukan pemotongan terhadap rumput-rumput di bagian tengah. Mengingat rumput-rumput di lintasan yang ada di Kecamatan Kedungkandang itu sudah tumbuh liar.
Baihaqi menargetkan kalau proses pemolesan di lintasan Velodrome akan selesai sebelum opening ceremony. ”Kebetulan pertandingan sepeda kan dimulainya juga pada tanggal 28 Juni seperti opening ceremony,” tandas dia. (mel/by)
Editor : A. Nugroho