BANDUNG- Instagram winger Arema FC Paulinho Moccelin mendadak dibanjiri komentar warganet. Fotonya saat debut dengan Singo Edan mendapat 4.609 komentar pada Kamis (10/6) pukul 20.26 WIB. Beberapa jam setelah itu, dia memilih untuk mematikan kolom komentar di media sosialnya tersebut. Terpantau sampai kemarin malam Paulinho belum membuka kembali komentar di Instagram pribadinya itu.
Berdasar informasi dari internal tim, ada banyak direct message yang ditujukan kepadanya. Situasi tersebut menjadi pertama untuknya. Sebelum insiden cedera Ole Romeny, kolom komentar Instagram miliknya tidak pernah tembus 1000. Sedangkan unggahan Instagram kolaborasi antara Paulinho dengan Arema FC juga jadi sasaran warganet. Ada 35,7 ribu komentar sampai kemarin siang. Warganet yang berkomentar rata-rata melampiaskan kekecewaannya terkait cederanya Ole.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, masalah kedua pemain seharusnya sudah selesai berbarengan dengan wasit peniup peluit panjang. Setelah 95 menit laga semua berjalan dengan normal. Artinya kedua pemain bukan rival lagi. ”Paulinho sudah minta. Saya juga meminta maaf atas kejadian itu (problem kaki Ole Romeny),” katanya.
Menurutnya, kontak fisik dalam pertandingan sepak bola tidak bisa dihindari. Apalagi, kedua tim sama-sama ingin mengakhiri laga dengan hasil bagus. Perlu diketahui Oxford United dan Arema FC tidak boleh kalah untuk bisa melaju ke partai final Piala Presiden. Singo Edan harus dapat tiga poin. Sedangkan tim identik kostum kuning itu butuh tambahan satu poin.
Pelatih asal Brasil itu mengatakan, dirinya dan Paulinho meminta maaf bukan karena tekanan besar di media sosial. Atau status Ole Romeny yang merupakan penggawa Timnas Indonesia. ”Kami harus saling respect satu sama lain,” paparnya. Marcos memastikan tidak ada niat untuk anak asuhnya mencederai lawan. Paulinho hanya berusaha melakukan pressing. Berusaha membuat lawan tidak gampang masuk area pertahanan Arema FC.
Dia mengatakan, melakukan pressing juga dilakukan dalam laga sebelumnya. Para winger Singo Edan diminta ikut saat tim dalam fase bertahan. Tujuannya, supaya Arema FC segera mendapatkan bola lebih cepat. Sedangkan terkait banyak komentar di media sosial, Marcos enggan banyak berkomentar. Itu karena, di luar kendalinya. Harapannya, Ole segera comeback. (gp)
Editor : A. Nugroho