JOGJAKARTA - Menjalani laga kedua Final Four hari ini (16.00 WIB) dengan status non unggulan tidak membuat semangat Anton Cahyo cs kendur. Label underdog memberi motivasi tambahan untuk penggawa Unggul FC. Karena itu, anak asuh Joao Almeida bertekad untuk remontada setelah kekalahan lawan Bintang Timur Surabaya (BTS) Jumat lalu (18/7).
”Jujur kami lebih senang kalau tidak diunggulkan. Karena yang terpenting berbicara di lapangan,” ungkap Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono. Menurutnya, status underdog bisa membuat para pemain bermain lebih lepas. Karena tidak ada beban besar diemban saat pertandingan.
Selain itu, menambah motivasi pemain untuk melakukan pembuktian. Berusaha mengeliminasi apa yang sudah diprediksi sebelum laga. Dalam laga hari ini, BTS diunggulkan melaju ke partai final Pro Futsal League setelah sebelumnya menang meyakinkan di leg pertama Final Four.
Sebagai informasi, klub bermarkas di Baskhara Futsal itu berhasil menang 7-3 atas Unggul FC Malang. Itu menjadi kemenangan keempat mereka dalam derby Jawa Timur sepanjang musim ini. Sekaligus sukses menorehkan kemenangan lebih dari empat gol dalam enam laga beruntun.
Usa mengatakan, dalam laga nanti sangat penting untuk bermain disiplin dan klinis saat mendapatkan peluang. Itu karena, klub berlogo singa bermahkota tersebut jadi punya kontrol saat mampu unggul dulu. Berbeda saat tertinggal, klub harus kerja keras dan umumnya saat menekan menghadirkan celah.
”Menit awal laga dan akhir akan sangat krusial untuk tim,” paparnya. Alasannya, itu merupakan waktu favorit pemain Bintang Timur Surabaya mencetak gol. Dalam laga sebelumnya empat gol BTS tercipta saat laga baru berlangsung kurang dari 10 menit.
Sanada dengan Usa, Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida berharap anak asuhnya lebih pintar mengatur ritme permainan. Alasannya, sangat berbahaya mengikuti permainan lawan. BTS yang bermain dengan determinasi tinggi bisa memanfaatkan situasi itu.
”Kami kalah karena kehilangan kontrol (di laga sebelumnya). Kondisi itu menjadikan lini pertahanan kurang solid,” paparnya. Apalagi para pemain Unggul FC bermain dengan sangat terburu-buru. Khususnya saat margin skor bertambah jadi dua angka. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho