Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gaji Nathan Tjoe A On di Willem II Diperkirakan Tak Jauh Berbeda dari Swansea City

A. Nugroho • Selasa, 22 Juli 2025 | 17:56 WIB

Bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kini berseragam Willem II. Gajinya disebut masih sebanding dengan saat di Swansea City.
Bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kini berseragam Willem II. Gajinya disebut masih sebanding dengan saat di Swansea City.

 

RADAR MALANG – Kembalinya bek Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, ke Belanda menandai babak baru dalam karier sepak bolanya. Setelah membela klub asal Inggris, Swansea City, pemain berusia 22 tahun ini resmi bergabung dengan klub Eerste Divisie, Willem II Tilburg. Meski nilai kontrak dan besaran gaji Nathan tidak dipublikasikan secara resmi, banyak pihak yang berspekulasi mengenai berapa penghasilan sang pemain di klub barunya tersebut.

Willem II Tilburg sendiri mengontrak Nathan Tjoe-A-On selama satu musim dengan opsi perpanjangan selama satu tahun. Perekrutan ini dilakukan secara gratis alias bebas transfer, usai kontraknya tidak diperpanjang oleh Swansea City. Langkah Nathan kembali ke Belanda diyakini sebagai bentuk usaha untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten dan kembali menunjukkan performa terbaiknya setelah musim yang kurang memuaskan di Inggris.

Dalam pernyataan resminya di situs klub Willem II, Nathan menyatakan rasa optimistis dan harapannya bisa berkembang bersama klub barunya. “Bagi saya, Willem II adalah langkah ideal. Setelah pengalaman berharga di luar negeri, saya ingin menjadi pemain kunci lagi di setiap pekan. Saya berharap bisa mengembangkan diri dan merealisasikan ambisi bersama tim dan para pendukung,” ungkapnya.

Spekulasi Gaji: Tidak Jauh dari Swansea

Mengenai besaran gaji Nathan Tjoe-A-On, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak klub maupun perwakilan pemain. Namun, beberapa data dari situs pemantau gaji pesepak bola seperti Salarysport dan Capology mencatat kisaran pendapatan Nathan selama membela Swansea City.

Salarysport menyebutkan bahwa Nathan menerima bayaran sebesar 4.900 poundsterling per pekan, atau setara dengan Rp107 juta. Sementara itu, versi Capology menyebut nominal yang lebih rendah, yaitu 2.000 poundsterling per pekan atau sekitar Rp43,9 juta.

Melihat struktur gaji di liga kasta kedua Belanda, besar kemungkinan Nathan akan menerima bayaran yang tidak jauh dari nominal tersebut, atau bahkan sedikit lebih rendah. Hal ini cukup wajar mengingat perbedaan kekuatan finansial antara klub Championship Inggris dan klub di Eerste Divisie Belanda. Meski demikian, kepastian jumlah gaji masih menjadi tanda tanya hingga ada informasi resmi dari klub atau sang pemain.

Fokus pada Karier dan Perkembangan

Keputusan Nathan kembali ke kampung halamannya di Belanda bisa jadi lebih didorong oleh pertimbangan menit bermain daripada gaji semata. Di Swansea, Nathan tercatat tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain secara reguler. Dengan pindah ke Willem II, yang saat ini tengah berjuang untuk kembali promosi ke Eredivisie, Nathan diprediksi akan menjadi bagian penting dalam skuat inti.

Selain itu, dengan bermain di liga yang lebih dikenal dan lebih dekat dengan kamp pelatihan Timnas Indonesia, langkah Nathan ini juga dinilai strategis demi menjaga peluangnya terus masuk dalam skema pelatih Timnas.

Nathan sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain diaspora yang mendapat perhatian dari publik sepak bola nasional. Ia sempat memperkuat Timnas Indonesia U-23 dan senior, serta menjadi bagian dari skuad dalam beberapa laga internasional penting.

Harapan Baru di Klub Klasik Belanda

Willem II Tilburg merupakan klub bersejarah di Belanda yang dikenal memiliki basis penggemar fanatik. Klub ini pernah berlaga di Eredivisie dan kerap melahirkan talenta-talenta muda. Setelah terdegradasi dari kasta tertinggi musim lalu, manajemen klub kini berbenah untuk segera kembali ke papan atas. Dengan mendatangkan Nathan, diharapkan lini belakang Willem II bisa lebih solid dan kompetitif.

Nathan sendiri tampak antusias menyambut tantangan baru di liga domestik. Meski besaran gajinya belum diketahui secara pasti, keputusan untuk bergabung dengan Willem II diyakini lebih didasarkan pada keinginan bermain reguler, meningkatkan performa, dan menjaga eksistensi sebagai pemain penting di Timnas Indonesia. (id)

Editor : A. Nugroho
#gaji #sepak #sepak bola