RADAR MALANG - Kepindahan pemain antar klub besar Liga Inggris selalu menjadi sorotan, terlebih jika melibatkan dua rival sekota seperti Chelsea dan Arsenal. Baru-baru ini, perbincangan hangat muncul setelah salah satu pemain Chelsea resmi bergabung dengan Arsenal.
Meskipun banyak yang menyambut positif langkah tersebut, tak sedikit pula penggemar sepak bola yang menilai transfer ini sebagai sebuah downgrade bagi sang pemain. Perdebatan pun mencuat di media sosial, mempertanyakan apakah sang pemain akan bersinar bersama The Gunners atau justru makin meredup. Lalu, siapa pemain yang dimaksud?
Berikut merupakan statistik mantan pemain Chelsea yang pindah ke Arsenal:
- Willian
Willian menjadi salah satu contoh nyata perbandingan performa pemain yang pindah dari Chelsea ke Arsenal. Selama tujuh musim membela The Blues (2013–2020), Willian tampil impresif dengan mencatatkan 339 penampilan, mencetak 63 gol, dan memberikan 62 assist. Ia juga sukses mempersembahkan empat gelar bergengsi: dua gelar Premier League, satu FA Cup, satu EFL Cup, dan satu trofi UEFA Europa League.
Namun, performanya menurun drastis setelah pindah ke Arsenal pada musim 2020–2021. Dalam 38 laga bersama The Gunners, Willian hanya mencetak satu gol dan tujuh assist, tanpa satu pun gelar yang diraih. Penampilannya pun kerap dikritik karena dinilai tak sesuai ekspektasi.
- David Luiz
David Luiz menjadi salah satu bek yang cukup sukses saat membela dua klub besar Liga Inggris, Chelsea dan Arsenal. Bersama Chelsea dalam dua periode (2011–2014 dan 2016–2019), Luiz tampil dalam 248 laga dan mencetak 18 gol. Ia juga turut membawa The Blues meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk 1 trofi Premier League, 2 FA Cup, 1 UEFA Champions League, dan 2 UEFA Europa League.
Pada tahun 2019, Luiz memutuskan hijrah ke Arsenal. Meski tidak seproduktif sebelumnya, ia tetap menjadi sosok penting di lini belakang dengan 73 penampilan dan 4 gol selama dua musim. Bersama The Gunners, ia berhasil mempersembahkan 1 trofi FA Cup dan 1 Community Shield.
Perpindahan David Luiz menunjukkan bahwa meskipun usianya menua, ia masih bisa memberikan kontribusi positif bagi klub barunya, meski tak seimpresif saat masa jayanya di Chelsea.
- Petr Čech
Petr Čech merupakan salah satu kiper legendaris Premier League, khususnya saat membela Chelsea dari 2004 hingga 2015. Dalam 494 penampilan bersama The Blues, Čech mencatatkan 228 clean sheet dan membantu tim meraih 4 gelar Premier League, 4 FA Cup, 3 EFL Cup, serta trofi bergengsi UEFA Champions League dan UEFA Europa League.
Pada 2015, Čech memutuskan pindah ke Arsenal. Meski tak seimpresif di Chelsea, ia tetap tampil solid dalam 139 laga dan mencatatkan 54 clean sheet. Bersama The Gunners, ia mempersembahkan 1 FA Cup dan 2 Community Shield.
Meski perolehan trofi di Arsenal tak sebanyak di Chelsea, kontribusi Čech tetap signifikan. Ia menjadi sosok pemimpin di ruang ganti dan memberikan kestabilan di bawah mistar. Kepindahannya membuktikan bahwa meskipun masa emasnya di Chelsea, ia tetap bisa tampil kompetitif hingga pensiun di Arsenal.
- Jorginho
Jorginho dikenal sebagai gelandang yang elegan dengan visi dan penguasaan bola luar biasa. Selama memperkuat Chelsea dari 2018 hingga 2023, ia tampil dalam 213 laga dan mencetak 29 gol sebagian besar melalui penalti. Ia juga menjadi bagian penting dari skuad yang menjuarai UEFA Champions League, UEFA Europa League, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup.
Pada awal 2023, Jorginho pindah ke Arsenal. Meskipun belum menjadi pemain inti secara reguler, ia tetap memberi kontribusi dengan 30 penampilan, 1 gol, dan 2 assist. Namun hingga kini, ia belum meraih gelar apa pun bersama The Gunners.
- Kai Havertz
Kai Havertz sempat menjadi sorotan kala dibeli Chelsea dengan harga tinggi pada 2020. Meski kerap dikritik karena performa naik-turun, ia tetap mencatatkan 32 gol dalam 139 laga selama tiga musim. Momen paling ikonik adalah saat mencetak gol tunggal di final UEFA Champions League 2021, membawa Chelsea juara. Ia juga meraih gelar UEFA Super Cup dan FIFA Club World Cup.
Pada 2023, Havertz memutuskan pindah ke Arsenal. Meski sempat diragukan, perlahan ia mulai menunjukkan performa menjanjikan. Hingga pertengahan 2025, ia telah tampil 45 kali dengan koleksi 12 gol dan 6 assist. Meskipun belum membawa Arsenal meraih gelar, kontribusinya mulai terasa terutama di paruh kedua musim pertamanya. (run)
Editor : A. Nugroho