RADAR MALANG - Nomor punggung 7 di Liverpool kembali menjadi sorotan usai kepergian Luis Diaz ke Bayern Munchen. Keputusan klub melepas pemain asal Kolombia tersebut dengan mahar 65 juta pounds ke Bundesliga menandai berakhirnya satu era dan membuka lembaran baru di Anfield.
Dalam sejarahnya, nomor punggung 7 memiliki nilai simbolik tinggi di Liverpool. Dikenal sebagai nomor ikonik yang pernah dikenakan legenda seperti Kenny Dalglish dan Luis Suarez, nomor ini selalu menjadi milik pemain yang mampu menjadi motor serangan sekaligus pemimpin di lapangan. Oleh karena itu, penentuan pemilik baru nomor ini menjadi perhatian para pendukung The Reds.
Musim panas ini, Liverpool sedang aktif membangun ulang kekuatan tim setelah sukses menjuarai Liga Inggris musim lalu. Selain mencatatkan rekor transfer, klub juga membawa sejumlah pemain muda bertalenta untuk memperkuat skuad di bawah pelatih anyar, Arne Slot.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Florian Wirtz. Pemain asal Jerman ini didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan biaya hingga 116 juta pounds. Dengan latar belakang sebagai playmaker andal, Wirtz dinilai pantas mengenakan nomor punggung 7 yang prestisius. Selama bermain di Bundesliga, Wirtz terbiasa memakai nomor 10 dan 27. Namun di Liverpool, nomor 10 sudah digunakan oleh Alexis Mac Allister.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi Wirtz untuk mengambil nomor 7 sebagai opsi utama. Jika manajemen dan pelatih melihat potensi besar Wirtz untuk menjadi pusat permainan tim, maka pilihan tersebut akan sejalan dengan tradisi klub.
Selain Wirtz, Hugo Ekitike juga masuk dalam daftar kandidat. Penyerang asal Prancis tersebut digaet dari Eintracht Frankfurt dengan harga 79 juta pounds dan diproyeksikan mengisi peran yang ditinggalkan Luis Diaz di sektor sayap. Karakter permainan Ekitike yang agresif dan eksplosif bisa menjadikannya simbol baru bagi nomor punggung 7.
Tak hanya rekrutan anyar, sejumlah pemain lama juga disebut-sebut sebagai calon pengisi nomor keramat tersebut. Nama-nama seperti Cody Gakpo, Harvey Elliott, Curtis Jones, hingga Federico Chiesa, memiliki peluang bila manajemen memutuskan melakukan rotasi nomor punggung.
Cody Gakpo, yang kini mengenakan nomor 18, berposisi sebagai penyerang serbaguna dan tampil konsisten musim lalu. Sementara Harvey Elliott dan Curtis Jones adalah produk akademi yang semakin matang dan sering dipercaya tampil dalam laga-laga besar. Federico Chiesa sendiri baru didatangkan pada musim sebelumnya dan mengenakan nomor 14.
Situasi bisa semakin rumit jika Darwin Nunez, pemilik nomor 9, hengkang dari klub. Pergi atau tidaknya Nunez akan berdampak pada distribusi ulang nomor punggung di dalam skuad. Efek domino ini bisa saja memicu pergeseran besar, termasuk perpindahan pemain ke nomor 7 yang kosong.
Adapun pemain lain yang baru bergabung, seperti Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, Giorgi Mamardashvili, dan Freddie Woodman, kemungkinan tidak akan terlibat dalam perebutan nomor tersebut. Mereka akan tetap mengenakan nomor-nomor yang berkaitan dengan peran dan posisi mereka sebelumnya.
Menarik untuk menunggu siapa yang akhirnya akan ditunjuk mengenakan jersey nomor 7 di musim depan. Lebih dari sekadar angka, nomor ini menyimpan sejarah panjang dan ekspektasi tinggi yang wajib dijawab dengan performa luar biasa di atas lapangan. (id)
Editor : A. Nugroho