MALANG KOTA- GOR Ken Arok masih menjadi pilihan manajemen Unggul FC Malang saat jadi tuan rumah Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 nanti. Mereka belum mempertimbangkan untuk ganti kandang karena venue itu ideal untuk penyelenggaraan kompetisi futsal kasta tertinggi. Dalam dua musim terakhir Ikshani Fajar dan kawan-kawan selalu berkandang di sana.
Pada PFL musim 2023/2024 sempat ditunjuk sebagai venue laga pemungkas kompetisi. Saat itu, berlangsung ceremony penyerahan trofi untuk tim juara, dan beragam gelar individu. Unggul FC Malang tercatat hanya sekali tidak berkandang di sana.
Momentum tersebut terjadi pada PFL 2022/2023. Pada waktu itu menggunakan GOR Stadion Kanjuruhan. Saat itu bermain dua kali di sana.
Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono menjelaskan, mereka telah mempertimbangkan beragam venue yang tersedia di Kota Malang. Berdasar penelusuran itu, yang paling sesuai digunakan untuk PFL tetap GOR Ken Arok. Dia melihat, tempat-tempat lain masih mempunyai kekurangan untuk jadi venue kompetisi.
”Untuk saat ini yang paling ideal dan aksesnya mudah di GOR Ken Arok saja,” katanya. Menurutnya, mengganti homebase ke tempat lain tidak semudah membalikkan telapak tangan. Manajemen perlu memenuhi beberapa standar venue PFL.
Seperti harus punya tribun, kapasitas penonton besar, fasilitas venue laga, keamanan, penginapan tim, mobilitas tim, sampai jarak ke tempat kesehatan. Hal tersebut wajib untuk dipenuhi. Sebab, punya dampak negatif saat salah satu aspek itu tidak berfungsi dengan maksimal.
Unggul FC pernah punya pengalaman kurang mengenakan terkait itu. Pemain tim yang cedera cukup parah saat laga kesulitan dapat pertolongan yang maksimal. Itu akibat akses ke fasilitas kesehatan kurang bagus.
Klub melihat para penggawa Unggul FC sudah menemukan rumah yang sesuai. Andres Dwi Persada cs familiar dengan atmosfer gelanggang olahraga yang berlokasi di wilayah Kelurahan Buring, Kota Malang itu. ”Apabila harus berganti kandang baru, perlu melakukan adaptasi lagi,” katanya.
Selama PFL 2024/2025, Unggul FC Malang tidak pernah kalah saat bermain di GOR Ken Arok. Mereka berhasil menang empat kali dalam empat laga. Klub berlogo singa bermahkota itu terakhir kali meraih tiga poin bermain di sana saat melawan Sadakata United. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho