Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Aremania Jadikan Museum Gate 13 Stadion Kanjuruhan untuk Merawat Ingatan

Galih R Prasetyo • Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:15 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

MENGUJUNGI atau berziarah ke Gate 13 Stadion Kanjuruhan jelang laga kandang Arema FC jadi tradisi baru di kalangan Aremania. Banyak pendukung Singo Edan yang tidak melupakan tragedi 1 Oktober 2022 lalu. Salah satunya, Aremania asal Solo Andika Naharpratama.

Pada Senin lalu (11/8) sebelum laga perdana Arema FC di BRI Super League 2025/2026, dia meluangkan waktu 15 menit untuk mendatangi museum Gate 13. Dia berkeliling, mengamati satu per satu ornamen yang terpampang di tempat itu. Mulai dari nama-nama korban sampai ekspresi orang yang menjadi korban insiden nahas tragedi Kanjuruhan.

Dia menjelaskan, kunjungan ke Gate 13 Stadion Kanjuruhan pada hari itu merupakan yang kelima. Sebelumnya, Andika tiba di Malang pada Minggu malam (10/8) setelah menempuh perjalanan darat dari Solo. Pada waktu itu, bersama puluhan Aremania ikut mendoakan korban tragedi Kanjuruhan dalam rangkaian HUT Arema ke-38.

Menurut pria berusia 32 tahun itu, keberadaan monumen tragedi Kanjuruhan dan Museum Gate 13 memberikan kesan mendalam terhadap Aremania. Itu karena, mengingatkan kepada tragedi memilukan yang merenggut 135 korban. ”Saya datang lagi untuk mengirim doa kepada korban, sekaligus menjadi pelajaran buat saya,” katanya.

Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi pemersatu semua kalangan. Meski ada rivalitas, seharusnya tidak boleh sampai memakan korban. Karena sepak bola tidak sebanding dengan nyawa.

Dia bercerita, tidak hadir di Stadion Kanjuruhan saat Arema FC melawan Persebaya pada Liga 1 2022/2023. Keputusannya memberi dukungan dari rumah setelah mempertimbangkan laga itu yang high risk.

”Saya baru datang ke Stadion Kanjuruhan menyempatkan untuk doa bersama 10 hari setelah insiden tersebut,” kenang dia. Pria yang berprofesi sebagai driver pariwisata itu berharap, penggemar yang datang bisa belajar dari insiden tiga tahun lalu itu. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #aremania #tragedi Kanjurhan #Singo Edan #gate 13