KESEMPATAN Anwar Rifai kembali merasakan pertandingan BRI Super League 2025/2026 terbuka lebar pada pekan ke-3 nanti (22/8). Ada dua indikasi yang membuat eks penggawa Madura United itu berpeluang bermain. Pertama, Arema FC tidak bisa memainkan Yann Motta.
Center back asal Brasil itu bakal absen akibat menjalani sanksi kartu merah. Pada laga sebelumnya, dia mendapatkan kartu merah langsung setelah menghadang penggawa PSIM. Itu jadi kartu merah pertama tim musim ini.
Sedangkan indikasi kedua yang membuat Anwar punya peluang besar bermain adalah Pelatih Kepala Marcos Santos mempertimbangkannya. Pelatih berusia 46 tahun itu melihat, pesepak bola berusia 24 tahun itu tengah dalam performa positif. Mampu menjawab kepercayaan pelatih dalam laga-laga sebelumnya.
”Kami tidak bisa mengabaikan dia (Anwar). Sebagai pemain muda, Anwar bermain cukup baik sejauh ini,” katanya. Baik itu saat ditempatkan sebagai full back dan center back Karena itu, Marcos tidak punya keraguan untuk kembali memercayakan posisi bek tengah kepada sosok tersebut.
Sebagai informasi, pemain bernomor punggung 23 itu sempat bermain sebagai full back kiri saat Arema FC uji coba dengan Persija. Sedangkan saat kompetisi, Anwar bermain dua kali. Dua menit saat lawan PSBS Biak dan 29 menit pada waktu melawan PSIM Jogjakarta.
Lebih lanjut, Marcos menjelaskan, kecil kemungkinan memilih opsi memainkan Matheus Blade atau Betinho di lini tengah. Itu karena, keduanya dibutuhkan sebagai penggerak permainan. ”Kami membutuhkan tenaga mereka di lini tengah,” ucapnya.
Meski begitu, dia memastikan komposisi lini belakang tim dinamis. Bisa berubah saat berjalannya persiapan. Marcos akan segera putuskan. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho