Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dalberto Luan Belo Absen Lawan Persijap

Galih R Prasetyo • Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:27 WIB
PULANG KE BRASIL: Dalberto Luan Belo (dua dari kanan) berusaha lepas dari penjagaan penggawa Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga pekan ke-3 Super League, 22 Agustus lalu.
PULANG KE BRASIL: Dalberto Luan Belo (dua dari kanan) berusaha lepas dari penjagaan penggawa Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga pekan ke-3 Super League, 22 Agustus lalu.

KABUPATEN - Arema FC tidak bisa memainkan top skor tim saat bertandang ke markas Persijap Jepara Sabtu nanti (30/8). Itu akibat Dalberto Luan Belo harus absen dalam laga tersebut. Pemain berusia 30 tahun itu kembali ke Brasil untuk menemani istrinya setelah melahirkan.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, sang pemain telah meminta izin kepada klub Selasa lalu (26/8). Tim tidak menghalangi Dalberto untuk menemui keluarganya. Itu karena, dia belum bisa menemani sang istri saat melahirkan pada 12 Agustus lalu.

”Karena hal tersebut, dia izin tidak ikut bertanding saat melawan Persijap,” ujar pria kerap disapa Inal itu. Menurutnya, elemen tim memahami situasi mantan pemain Madura United itu. Meski tidak dimungkiri, tim membutuhkan tenaganya.

Pria asal Bogor itu menegaskan, sang pemain tidak akan absen dalam waktu lama. Dalberto profesional. Apabila tidak ada urusan keluarga pasti akan memperkuat Singo Edan.

Sebagai informasi, Dalberto menjadi pencetak gol terbanyak Super League sampai pekan ke-3. Dia sudah mengemas enam gol dalam tiga laga. Tiga golnya tercipta melalui titik putih.

Selama dua musim memperkuat Arema FC, dia sudah menciptakan 21 gol. Jumlah itu membuatnya melampaui gol dari dua penyerang asing tim sebelumnya. Pertama Carlos Fortes (20 gol) dan Charles Lokolingoy (20 gol).

Di tempat terpisah, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro memastikan timnya tetap baik-baik saja tanpa kehadiran sang top skor. Dia menjelaskan, kalau Singo Edan merupakan tim yang mengandalkan kolektivitas. Mampu saling mengisi saat ada salah satu yang penggawa yang absen.

”Kami punya Dedik (Setiawan) dan Razzaa (Fachrezi) yang ada di skuad,” ujar dia. Kedua bisa bermain sebagai central forward.

Kuncoro menjabarkan, kalau beban mencetak gol merupakan tugas semua pemain. Dirinya optimistis semua penggawa tim wajib mempunyai insting mencetak gol yang tinggi. Itu karena, dibutuhkan untuk membuat tim meraih tiga poin. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Dalberto Luan Belo #Arema FC #brasil #Singo Edan