Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rekrutan Lokal Anyar Arema FC Hadapi Persaingan Ketat

Galih R Prasetyo • Kamis, 25 September 2025 | 16:45 WIB

 

 

HARUS KERJA  KERAS: Dwiki  Mardiyanto  melepaskan  umpan dalam  sesi latihan di  ARG Soccer  Field, Lawang,  beberapa  waktu lalu.
HARUS KERJA KERAS: Dwiki Mardiyanto melepaskan umpan dalam sesi latihan di ARG Soccer Field, Lawang, beberapa waktu lalu.

MALANG KOTA - Baru Adi Satryo, pemain lokal anyar Arema FC musim ini yang sering masuk starting eleven. Mantan kiper PSIS Semarang tersebut bermain lima kali di BRI Super League. Lewat performa positifnya, Adi berhasil menggusur kiper utama tim musim lalu Lucas Frigeri.

Selain Adi, pemain lokal anyar tim yang sudah merasakan laga Super League adalah Dwiki Mardiyanto, Razzaa Fachrezi, dan Fikri Arjidan. Tapi, ketiganya belum pernah tampil full selama 90 menit. Baru bermain sekali dalam enam laga Singo Edan di kompetisi.

Sedangkan pemain lokal anyar seperti Dimas Aryaguna, Agusti Ardiansyah, dan Alfiansyah belum mendapatkan kesempatan bermain. Ketiganya hanya jadi penonton atau penghangat bangku cadangan dengan pemain muda lama tim.

Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi tidak menampik persaingan bermain di skuad Singo Edan memang ketat. Para pemain harus menunjukkan yang terbaik dan bisa menjalankan skema pelatih untuk bermain.

"Para pemain harus memperlihatkan performa 100 persen untuk dapat kesempatan (bermain)," katanya. Menurutnya, saat kompetisi sudah berjalan tidak mudah untuk tim pelatih melakukan eksperimen. Itu menyusul, persaingan antar klub di kompetisi sangat ketat.

Demi meraih poin, klub harus tampil maksimal. Alhasil, ada standardisasi khusus untuk bisa masuk staring eleven tim. Mulai hasil latihan, menyesuaikan kebutuhan taktik, kebugaran, dan penampilan di laga sebelumnya.

"Harapan kami (manajemen) pemain yang belum dapat menit bermain jangan menyerah. Harus terus kerja keras," paparnya. Pria kerap disapa Inal melihat, kesempatan bisa datang kapan saja. Dia mencontohkan Adi Satryo.

Eks Kiper Persik Kediri itu berhasil menunjukkan kemampuan terbaik saat dipercaya berlaga. Dari sana, terus dapat kesempatan bermain. Dirinya percaya, komposisi pemain tim disesuaikan dengan situasi pertandingan. Manajemen klub akan mendukung Marcos Santos dan staf pelatih

Harapannya, segera menang lagi. Di tempat terpisah, Agusti Ardiansyah tidak menampik persaingan di lini serang Arema FC sangat kompetitif. Tidak mudah dapat kesempatan tampil

"Tapi saya tetap berusaha dan percaya kesempatan itu akan datang," katanya. (gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League #anyar #pemain lokal #Singo Edan