BABAK Playoff Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 bakal berbeda dibandingkan musim lalu. Federasi Futsal Indonesia (FFI) tidak lagi mempertandingkan delapan klub terbaik di klasemen akhir babak reguler. Melainkan langsung memilih empat tim teratas di klasemen untuk bertanding di final four.
Itu artinya, jumlah fase yang harus dilalui tim PFL sebelum meraih juara mengalami pengurangan dua laga. Kontestan yang lolos ke final four hanya melakoni empat pertandingan. Bermain di babak semifinal dan final sebanyak dua leg.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono mengatakan, klub menyambut baik perubahan tersebut. Dia menjelaskan, pertandingan dengan format final four memberi banyak keuntungan. Salah satunya, kondisi kebugaran pemain yang lebih optimal. ”Regulasi ini lebih bagus karena sangat efisien,” katanya.
Menurutnya, pertandingan dengan format elite 8 memberi dampak besar terhadap kondisi Andres Josue Teran dkk. Karena mereka harus melakoni lebih banyak pertandingan sepanjang musim. Sekaligus harus menempuh perjalanan dari Malang ke lokasi venue setiap kali lolos ke babak berikutnya.
Keuntungan lainnya, tim punya banyak waktu bersiap setelah babak reguler. Usa menilai, di babak delapan besar mereka harus menyiapkan beberapa skema. Sedangkan saat langsung bertanding di semifinal Pelatih Kepala Andre Brocanelo bisa meramu strategi dengan matang. ”Perubahan ini justru memacu kami untuk finis di peringkat satu,” ucapnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho