TANGERANG - Ikhsani Fajar dan kawan-kawan akhirnya meraih poin sempurna dalam dua laga Pro Futsal League (PFL). Pemain Unggul FC Malang perlu menunggu sampai pekan ke-3 untuk mencatatkan capaian itu. Dalam tiga sebelumnya, kalah dua kali dan sekali menang.
Dalam PFL seri Tangerang 18-19 Oktober, Unggul FC membuka laga pertama dengan mengalahkan Kuda Laut Nusantara. Pada laga itu menang 5-1. Sedangkan kemarin, menang atas Nanzaby Family FC dengan skor 7-3
Saat mencatatkan kemenangan besar kemarin, lima pemain Unggul FC berhasil membobol gawang lawan. Mereka adalah Wellington Pereira, Andres Dwi Persada, Andres Josue Teran, Wais Alkarni, dan Adam Ahlan. Wellington dan Andres mencetak dua gol.
Asisten Pelatih Unggul FC Malang Agus Abdulrahman menjelaskan, kedua tim bermain dengan intensitas permainan tinggi. Tidak jarang, situasi itu menghadirkan pelanggaran. Namun, kematangan bermain anak asuhnya menjadi pembeda di laga tersebut.
”Bentuk permainan yang diinginkan (Pelatih Kepala Andre Brocanelo) semakin terlihat,” kata dia. Itu dibuktikan dengan proses gol para pemain yang beragam. Mulai dari memanfaatkan aksi individu pemain, serangan balik cepat, set piece, sampai power play.
Menurutnya, para pemain Unggul FC mampu menjaga ritme permainan dengan baik. Mereka melakukan rotasi dengan lancar dan tidak mengendurkan pressing sepanjang laga. Kesalahan individu yang terjadi juga berkurang secara signifikan.
”Tim pelatih dan pemain menyikapi hasil buruk di seri sebelumnya dengan poin penuh (di Tangerang). Kami akan terus berupaya menunjukkan permainan dan hasil yang maksimal,” katanya. Saat ini, Andres Dwi Persada dkk memiliki jeda dua pekan untuk berlatih. Itu karena di pekan keempat Unggul FC tidak ada jadwal bertanding.
Sementara itu, Pelatih Kepala Nanzaby Family Dadang Iskandar menilai tim Unggul FC bermain lebih baik. Dia melihat, sejumlah penggawanya kerap melakukan kesalahan individu. Aspek tersebut yang menjadi faktor timnya sulit membendung gol lawan.
”Kami sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Tetapi dalam pertandingan apapun bisa terjadi,” katanya. Kekalahan ini memberikan pelajaran berharga bagi Nanzaby Family FC. Mereka bertekad membenahi kekurangan untuk mempersiapkan pekan keempat PFL di seri Tangerang. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho