RADAR MALANG - Jumlah pegolf perempuan yang tampil di ajang Porprov IX Jatim jadi bahan evaluasi Persatuan Golf Indo nesia (PGI) Kota Malang. Mereka berencana menurunkan lebih banyak atlet pada Porprov X Jatim 2027 mendatang. Tujuannya untuk menambah peluang meraih medali.
Pada Porprov IX Jatim tahun ini, cabor tersebut meraih medali perak dan perunggu di nomor putri. Pada waktu kejuaraan, hanya menurunkan tiga pegolf putri.
Ketua PGI Kota Malang Didied Affandy menjelaskan, sejatinya ada lebih dari tiga atlet perempuan yang dimiliki Kota Malang. Namun, pihaknya menilai hanya Queen Shine, Lauren Putri, Tsabitha Putri yang memiliki kesiapan bertanding di Porprov IX Jatim. Itu karena, pegolf putri lainnya banyak yang baru terjun sebagai atlet profesional.
”Masih perlu waktu pembinaan (latihan) dan meningkatkan jam terbang,” katanya. Dia menjelaskan, apabila di paksa ambil bagian di kejuaraan saat itu akan berdampak buruk. Khususnya, terhadap performa jangka panjang.
Berangkat dari hal itu, Didied memastikan pada Porprov X Jatim 2027 nanti akan datang dengan persiapan lebih matang. Salah satu upaya yang akan dilakukan meningkatkan kualitas pegolf putri junior. Melalui berbagai kejuara an terbuka yang tersedia di tingkat regional maupun nasional.
Dengan langkah tersebut, performa atlet putri Kota Malang bisa semakin terasah. Mereka juga memiliki mentalitas bagus saat bertanding dengan tekanan tinggi.
”Kami harapkan dari adanya akademi dan klub (golf) bisa mendapatkan banyak atlet dari proses talent scouting,” katanya. Saat ini, tiga pegolf putri Kota Malang masih aktif mengikuti berbagai kejuaraan tingkat nasional. Mereka berusaha menjaga performa demi bisa meraih medali di Porprov X Jatim 2027 mendatang. (zan/gp)