Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Enggan Berjudi dengan Komposisi Center Back, Siapkan Blade-Odivan Gantikan Guevara

Galih R Prasetyo • Senin, 3 November 2025 | 19:59 WIB
JADI OPSI: Matheus Blade dalam sesi latihan tim di Stadion Kanjuruhan.
JADI OPSI: Matheus Blade dalam sesi latihan tim di Stadion Kanjuruhan.

PADANG - Tim pelatih Arema FC sepertinya tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain di lini belakang. Marcos Santos masih akan mengandalkan duet center back asing dalam laga melawan Semen Padang nanti (19.00 WIB). Dua indikasinya, Odivan Koerich kembali masuk tim untuk pertandingan dan Matheus Blade diproyeksikan menggantikan Julian Guevara.

Kondisi itu membuat center back lokal harus kembali bersabar. Guevara tidak bisa bermain dalam laga nanti malam akibat menjalani sanksi kartu merah.

Berdasar informasi yang digali wartawan koran di internal tim, Blade dan Gustavo dicoba bermain bersama di lini belakang dalam dua latihan tim. Pertama, pada sesi latihan terakhir sebelum berangkat ke Padang Jumat (1/11). Lalu, pada sesi latihan sebelum pertandingan kemarin.

Duet Gustavo dan Blade di lini belakang bukan pertama terjadi. Sebelumnya, komposisi itu digunakan saat melawan Bhayangkara FC Presisi Lampung FC. Hasilnya menang 2-1.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, tim menyiapkan beberapa opsi pemain di lini belakang. Termasuk, pengganti Bayu Setiawan dan Achmad Maulana Syarif yang akan absen dalam laga nanti. Rifad Marasabessy dan Alfiansyah diproyeksikan mengisi posisi itu.

Sedangkan alasan mencoba Blade, saat punya Odivan Koerich dan Yann Motta adalah pertimbangannya teknis. Pemain berusia 28 tahun tersebut dilihat punya kemampuan bermain di jantung pertahanan. ”Dia sebenarnya berposisi sebagai bek tengah, tetapi bisa juga bermain di (posisi) gelandang,” katanya.

Marcos melihat insting Blade sebagai bek masih bagus. Dia mampu bertahan secara tim dan individu dengan melakukan tekel, clearance sampai blok. Posturnya yang tinggi bisa membuatnya menghalau bola udara dari umpan silang dan sepak pojok.

Lantas, apakah Marcos bakal kembali memainkan Blade sebagai center back? Pelatih berusia 46 tahun itu masih belum bisa memastikan. ”Intinya, kami punya banyak opsi di lini belakang. Siapa yang bermain disesuaikan kebutuhan tim,” paparnya.

Menurutnya, Arema FC mewaspadai transisi cepat yang kerap ditunjukkan Semen Padang. Berangkat dari itu butuh lini belakang yang kuat.

Di tempat terpisah, Matheus Blade mengaku siap bermain di posisi mana saja. Tidak terkecuali, sebagai penyerang. Baginya, yang terpenting membantu tim menang. ”Di mana saja, saya bermain, saya akan memberikan seratus persen,” katanya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#lampung fc #Arema FC #bhayangkara fc #Center Back