Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wushu Kota Malang Berpeluang Ditinggalkan Atlet Andalan

Galih R Prasetyo • Rabu, 5 November 2025 | 17:50 WIB
Foto: Wushu Kota Malang for Radar Malang
Foto: Wushu Kota Malang for Radar Malang

MALANG KOTA - Pengurus Wushu Kota Malang harus memutar otak demi mempertahankan status juara umum di Porprov Jawa Timur. Itu karena, mereka tak hanya fokus menjaga performa atlet agar bisa mengulangi prestasi terbaik. Tetapi juga dituntut  mempertahankan para atlet andalan supaya tidak berpindah ke cabor lain.

Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia Malang Sutjipto Goenawan menjelaskan, peluang atlet kategori Sanda atau pertarungan berpindah ke cabor seni bela diri lain cukup besar. Sebab, mereka tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi. Asalkan memiliki kondisi fisik yang ideal mampu melakukannya.

Dia tidak menampik transfer atlet antar cabor cukup lumrah terjadi. Itu terjadi akibat sejumlah faktor. ”Mulai dari alasan peluang medali dan hadiah yang ditawarkan ketika pindah ke cabor lain (cukup tinggi),” katanya.

Namun, yang menjadi kewaspadaan saat Atlet Wushu Kota Malang yang sudah dipersiapkan sejak lama hijrah jelang kejuaraan. Situasi tersebut pernah terjadi jelang Porprov IX Jatim 2025 lalu. Di mana, salah satu atlet  pindah ke cabor lain untuk mendapatkan peluang medali lebih besar.

Pria yang akrab disapa Tjipto itu mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar sembilan atlet Sanda yang telah memiliki pengalaman tampil di ajang regional. Dia menegaskan tidak membatasi para atletnya untuk berpindah cabang, namun mengingatkan adanya dampak jangka panjang jika terlalu sering berpindah-pindah.

Itu karena dapat memengaruhi masa depan karier mereka. Berdasar pengamatannya, wushu merupakan salah satu cabor yang punya peluang besar meraih prestasi. Tidak hanya tingkat regional dan nasional, melainkan juga internasional.

Meski begitu, Tjipto tetap menyiapkan rencana cadangan jika kehilangan sejumlah atlet. Dia berencana mencari atlet potensial lain. ”Kami akan melakukan penjaringan atlet bersama pelatih berpengalaman. Tidak hanya mencari atlet yang berkualitas, tetapi juga yang memiliki karakter sesuai dengan nilai-nilai di tim kami,” tandasnya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#porprov jawa timur #atlet #pengkot #wushu