KABUPATEN- Tim pelatih Arema FC bisa sedikit bernapas lega seusai pertandingan melawan Persija Jakarta, 7 November lalu. Itu menyusul, memiliki jeda dua pekan sebelum menatap pertandingan berikutnya. Waktu tersebut akan mereka manfaatkan untuk meningkatkan kebugaran Matheus Blade dan kawan-kawan.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, jeda laga seusai menghadapi Semen Padang FC memiliki dampak besar ke komposisi skuad Singo Edan saat melawan Persija. Ian Puleio dan Arkhan Fikri, harus absen akibat mengalami masalah kebugaran. Sementara itu, winger andalan Paulinho Moccelin baru bisa diturunkan di babak kedua laga akibat mengalami problem serupa.
”Beruntung kami punya banyak waktu sebelum melawan Persebaya Surabaya,” papar dia. Dia melihat, recovery tidak hanya diperuntukkan untuk pemain yang mengalami masalah problem kaki. Ada beberapa pemain Singo Edan yang sempat mengalami sakit flu akibat kelelahan. Dengan perawatan intensif dari tim dokter, dirinya yakin para penggawa Arema FC bisa segera pulih.
Terkait program fisik, Marcos tetap memanfaatkan dua aktivitas berbeda. Pertama meningkatkan endurance para penggawa Singo Edan di lapangan. Kemudian melatih kekuatan otot dan power di pusat kebugaran atau gym.
Selain aspek fisik, Marcos juga berencana memanfaatkan waktu satu pekan ini untuk memulihkan suasana hati para pemainnya. Dia memahami kalau timnya diliputi kekecewaan karena belum menang dalam empat laga kandang terakhir. Untuk itu, dia tengah menyiapkan sejumlah program berhubungan dengan psikis guna membangkitkan kembali semangat juang Salim Tuharea cs.
”Dengan persiapan panjang ini kami berharap bisa kembali meraih kemenangan di laga berikutnya,” katanya. Seusai melakukan program fisik sepekan ini, Senin mendatang (17/11) akan berfokus menyiapkan taktik melawan Persebaya Surabaya. Dia melihat, laga tersebut bakal berjalan alot. Masing-masing tim tidak ada yang ingin kalah. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho