KABUPATEN – Meski mencatatkan rekor, jumlah penonton laga Arema FC melawan Persija Jakarta bukan yang tertinggi pada pekan ke-12. Jumlah penonton di pertandingan tersebut menempati urutan kedua. Laga paling banyak disaksikan langsung di stadion adalah Derby Mataram antara Persis Solo dan PSIM Jogjakarta.
Sebagai informasi, Sabtu lalu (8/11) jumlah penonton pertandingan home Singo Edan mencapai 10.314 orang. Sedangkan jumlah penonton laga Persis Solo melawan PSIM Jogjakarta 13.676 orang (selengkapnya baca grafis). Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Manahan, 8 November.
Ketua Panpel Arema FC Erwin Hardiyono mengatakan, jumlah penonton laga home pekan ke-12 merupakan sebuah hal positif. Itu menyusul, sejak kembali bermain di Stadion Kanjuruhan jumlah penonton laga Arema FC belum pernah sebanyak itu. Sebelum melawan Macan Kemayoran, jumlah penonton tertinggi tercatat 5.400 orang.
Itu terjadi, pada waktu Singo Edan menghadapi Persib Bandung. Pertemuan kedua tim terjadi pada pekan ke-6, 22 September lalu. ”Salah satu faktor utama membuat laga pekan lalu menyedot animo penonton tinggi adalah histori kedua tim yang punya pertandingan seru,” ujar dia.
Erwin menjabarkan, Persija dan Arema FC sama-sama punya performa yang bagus sebelum laga pekan ke-12. Singo Edan mengalahkan Semen Padang, Macan Kemayoran menang atas PSBS Biak. Itu jadi salah satu hal yang mendorong banyak Aremania memberi dukungan langsung di Stadion Kanjuruhan.
Capaian tersebut membuat Erwin optimistis pertandingan home Arema FC ke depan bisa lebih ramai. Terlebih, jika hasil akhir laga Arema FC berpihak ke tuan rumah. Namun dia tidak memungkiri, laga home Singo Edan yang berstatus big match selalu menarik perhatian pemain ke-12.
”Tapi, kami akan terus berproses, kami yakin (kedatangan) penonton akan semakin meningkat (seiring berjalannya waktu),” jelasnya. Panpel Arema FC akan fokus menghadirkan laga yang nyaman dan aman untuk suporter. Sedangkan tim berusaha untuk bangkit dari hasil minor.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi melihat, semakin banyak jumlah penonton laga kandang akan tambah besar efek positif yang dihadirkan. Salah satunya, mengembalikan atmosfer kandang Singo Edan. Lalu, meningkatkan motivasi Yann Motta dan kawan-kawan saat menjamu lawan.
”Kami tentu ingin di setiap laga kandang selalu ramai (Aremania). Karena dukungan mereka bisa membantu tim ini,” tandasnya. Ada beragam prestasi sudah dicatatkan saat suporter support Singo Edan. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho