KABUPATEN- Perubahan starting eleven yang dilakukan Marcos Santos Setelah kalah dari Borneo FC membawa berkah untuk tiga penggawa lokal Arema FC. Anwar Rifai, Rifad Marasabessy, dan Salim Tuharea mulai mendapat kesempatan berlaga. Sebelumnya, mereka lebih sering jadi penghangat bangku cadangan.
Saat menghadapi Semen Padang dan Persija Jakarta, Anwar Rifai tampil 103 menit. Dia turun sebagai pemain pengganti saat tim melawan Kabau Sirah dan tampil sejak menit awal di laga menghadapi Macan Kemayoran. Angka itu jauh lebih banyak dibandingkan empat laga Anwar sebelumnya. Dia hanya bermain 34 menit.
Sedangkan Rifad Marasabessy bermain 121 menit, sedangkan Salim Tuharea mencatatkan 144 menit dalam dua laga terakhir. Keduanya selalu masuk starting eleven di dua laga terakhir. Secara kebetulan, menit bermain mereka juga lebih banyak dibandingkan empat laga Singo Edan sebelum melawan Semen Padang.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, tidak sembarangan dalam menurunkan penggawa tim. Hanya pemain dalam kondisi yang baik dan sesuai kebutuhan strategi yang bermain. ”Kami selalu menurunkan pemain-pemain terbaik di lapangan,” katanya.
Pelatih berusia 46 tahun itu menambahkan, pemain terbaik tidak hanya merujuk dengan performa mereka saja. Melainkan juga pemahaman tactical selama proses latihan. Kemudian melihat kondisi kebugaran mereka jelang pertandingan.
Dia melihat, ketiga pemain tersebut mampu menunjukkan perkembangan positif. Rifad contohnya, berhasil menggantikan peran Bayu Setiawan yang menjalani sanksi larangan bermain. Begitu juga dengan Rifai dan Salim yang memberikan warna dalam permainan tim saat bertanding di dua laga terakhir.
Marcos memastikan, tidak pernah membeda-bedakan pemain di tim. Mereka yang tidak malas akan didukung untuk terus berkembang. Semangat kerja keras tersebut menjadi salah satu faktor, membuat ketiga penggawa lokal itu dapat kepercayaan tampil dalam dua laga terakhir.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu tidak ingin Rifai, Rifad dan Salim cepat puas. Mereka harus terus menjaga konsistensi performa dan permainan, agar bisa terus masuk di susunan pemain inti. ”Itu juga berlaku untuk semua pemain lainnya,” jelas dia.
Di tempat terpisah, bek tengah Arema FC Anwar Rifai mengaku sangat senang bisa kembali mendapatkan kesempatan bermain. Tapi, dia memastikan tidak merasa puas. Terlebih dalam laga terakhir harus kalah di laga home. ”Saya hanya perlu bekerja keras selama latihan maupun pertandingan. Untuk urusan dipilih atau tidak itu tergantung pelatih,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho