MALANG KOTA – Tidak hanya Arema FC yang tampil pincang dalam laga derby Jawa Timur besok (22/11). Persebaya Surabaya juga harus kehilangan legiun asing andalan dalam pertandingan tersebut. Green Force dipastikan tanpa pilar lini tengah Francisco Rivera.
Pemain asal Meksiko tersebut hanya menjadi penonton di laga melawan Arema FC. Itu akibat menjalani sanksi kartu merah. Dia mendapatkan hukuman tersebut pada laga pekan ke-12 saat menghadapi Persik Kediri.
Sedangkan, center back Leo Lelis mendapatkan sanksi tambahan akibat kartu merah. Komisi Disiplin PSSI menilai pemain asal Brasil itu melakukan pelanggaran keras ke pemain PSBS Biak. Akibatnya, mendapat tambahan larang bermain dua laga.
Pemain belakang Risto Mitrevski juga diragukan tampil dalam pertandingan besok. Itu akibat, masih belum pulih 100 persen. Kehilangan nama-nama tadi tentunya merugikan untuk Persebaya. Khususnya Rivera yang jadi motor serangan Green Force. Musim ini, gol dan assist yang dia ciptakan membantu Persebaya menang tiga kali.
Sementara itu, di kubu Arema FC semua pemain siap berlaga, kecuali Julian Guevara, Bayu Setiawan, Achmad Maulana, dan Brandon Scheunemann. Bayu dan Guevara menjalani sanksi. Achmad masih pemulihan dan Brandon membela Timnas U-23 Indonesia.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos enggan meremehkan tuan rumah. Berdasar pengamatannya, Persebaya memiliki kedalaman skuad yang berkualitas. Baik itu di lini bertahan maupun gelandang.
”Itu tidak akan berpengaruh ke performa lawan. Saya yakin pertandingan nanti akan berjalan sengit,” katanya. Menurut dia, posisi Leo dan Risto bisa diisi Dimo Dimov dan Rachmat Irianto. Sementara di pos gelandang serang, bisa diisi Bruno Moreira untuk menjadi creator serangan.
Selain itu, dia memprediksi tuan rumah akan tampil ngotot untuk menang. Bermain di rumah sendiri, tidak ingin merasakan kekalahan dari Arema FC. Karena itu, Marcos mewanti-wanti para penggawanya untuk tetap fokus dan tidak merasa diuntungkan.
Menurutnya, tim identik berkostum hijau tersebut bisa saja menggunakan skema khusus untuk mengantisipasi kondisi tersebut. Lengah atau merasa jemawa akan berbahaya untuk Singo Edan. ”Kami harus memainkan permainan terbaik dan memainkan pemain yang paling siap bermain di pertandingan nanti,” katanya.
Senada dengan Marcos, Valdeci Moreira melihat kalau Arema FC merupakan tim yang mengandalkan kolektivitas. Dia memang menyayangkan absennya beberapa rekannya pada laga besok. ”Namun, pemain lainnya juga tidak kalah bagus untuk membantu tim ini mendapatkan hasil maksimal,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho