Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Unggul Sports Center Tunjang Ekosistem Panjat Tebing Malang

Galih R Prasetyo • Minggu, 7 Desember 2025 | 16:28 WIB
BERSEMANGAT: Salah satu atlet panjat tebing mencoba wall climbing baru di Unggul Sports Center, Jumat lalu (5/11).
BERSEMANGAT: Salah satu atlet panjat tebing mencoba wall climbing baru di Unggul Sports Center, Jumat lalu (5/11).

KABUPATEN - Venue olahraga di Unggul Sports Center (USC) semakin bervariasi. Setelah menghadirkan lapangan futsal, mini soccer,  basket, badminton, gym, Jumat lalu (5/12) meresmikan venue panjat tebing indoor. Mengusung nama EasyClimb, venue itu lebih modern dengan fasilitas yang  lengkap dibandingkan wall sebelumnya.

Pemilik USC Nicola Reza Samudra berharap, wallclimbingitu jadi tempat latihan yang aman dan ideal untuk semua kalangan. Memudahkan para pemula yang ingin serius di olahraga panjat tebing. Fasilitas yang tersedia di venue tersebut mulai diperuntukkan untuk beginnerzone,speedwall, leadwalldan boulderingwall.

“Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan besar dunia climbing di Malang,” katanya. Menurutnya, membangun ekosistem panjat tebing harus dimulai dengan menyediakan tempat latihan yang proper. Sekaligus membangun komunitas yang positif.

Saat peresmian, pelatih di EasyClimb memberikan demonstrasi cara memanjat, berpindah sampai jatuh yang benar. Pengujung yang hadir dalam launching juga bisa merasakan sensasi memanjat di  wallboulderdan lead. Acara semakin meriah, dengan adanya mini gamesspeedchallenge.  Tiga pemanjat tercepat sampai atas mendapatkan hadiah.

Reza berharap, EasyClimbbisa menjadi ruang bagi talenta muda Malang untuk berkembang. Mendorong pertumbuhan olahraga sekaligus ajang berprestasi. Peluncuran itu dihadiri perwakilan FPTI Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang, komunitas climbing sampai mereka yang sebelumnya berlatih di EasyClimb.

Di tempat terpisah, Pelatih EasyClimb Abu Dzar Yulianto mengungkapkan proses pemindahan wallclimbing membutuhkan waktu dua bulan. Dalam proses tersebut, pihaknya mengganti model, pijakan sampai wallboulder yang terbaru. “Untuk jalurnya juga sudah kami siapkan dari beginner sampai expert,” katanya.

Peraih emas PON tersebut berharap, venue tersebut menjadi wadah untuk menyalurkan hobi warga Malang. Tidak hanya sebagai gaya hidup, melainkan juga sebagai langkah sebelum terjun sebagai atlet profesional. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#atlet #usc #panjat tebing #malang