ATLET Equestrian Kota Malang tidak bisa bersantai-santai selama akhir tahun ini. Mereka dituntut menjaga performa dan mempersiapkan diri sebelum berlaga di kejuaraan nasional tahun 2026 nanti. Rencananya, ambil bagian di Agis Cup 2026 dan Jumping Master 2026.
Manajer Puncak Joyo Royal Stable Malang Fanchia Zalsa Nindi mengatakan, latihan mempersiapkan ajang tersebut sudah dilakukan sejak November lalu. Para atlet mulai berlatih tiga sampai empat kali dalam satu minggu. Intensitas itu semakin tinggi seiring mendekati perlombaan.
”Sudah kami program untuk kejuaraan tahun depan,” katanya. Dia menjelaskan, atlet nomor Equestrian harus berlatih secara continue. Itu karena, saat absen berlatih terlalu lama akan berdampak ke performa mereka.
Atlet yang konsisten berlatih mampu menunjukkan pergerakan kuda yang lebih stabil. Itu menyusul, chemistry antara atlet dengan kuda tunggangan akan semakin padu seiring banyaknya latihan bersama. Pergerakan dan instruksi pun berjalan lebih lancar. ”Berbeda dengan hanya berlatih satu atau dua kali dalam sepekan,” katanya.
Fanchia menambahkan, tidak hanya atlet berpengalaman yang kemungkinan tampil di dua kejuaraan tersebut. Pihaknya membuka peluang untuk atlet baru agar bisa merasakan pengalaman tampil di kejuaraan. Dari situ, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang akan melakukan monitoring cari atlet potensial.
Terkait dengan penyelenggaraan kejuaraan tersebut, Fanchia masih belum bisa memastikan. Sebab, di PP PORDASI terdapat kalender tahunan yang berisi jadwal kejuaraan tingkat nasional yang bisa diikuti. ”Kalau tidak mengalami perubahan kemungkinan akan sama dengan edisi sebelumnya (Februari dan Jumping Master, April Agis Cup),” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho