Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Persema Malang Manfaatkan Laga Uji Coba untuk Seleksi Pemain Anyar

Aditya Novrian • Selasa, 23 Desember 2025 | 16:50 WIB
BURU KE MENANGAN: Pemain Persema Malang berupaya membangun serangan pada babak 64 besar Liga 4 Regional Jatim 2025/2026 menghadapi Triple’s Kediri, 10 Desember lalu.
BURU KE MENANGAN: Pemain Persema Malang berupaya membangun serangan pada babak 64 besar Liga 4 Regional Jatim 2025/2026 menghadapi Triple’s Kediri, 10 Desember lalu.

MALANG KOTA – Persema Malang menjadikan laga uji coba sebagai ruang evaluasi serius, bukan sekadar ajang pemanasan. Saat menjajal kekuatan Balikpapan FC pada Senin (22/12), Bledek Biru sengaja memaksimalkan pertandingan tersebut untuk menilai kualitas pemain baru yang tengah mengikuti seleksi.

Sebanyak 11 pemain seleksi diberi kesempatan tampil sejak menit awal. Langkah itu diambil untuk melihat langsung kemampuan mereka dalam situasi pertandingan sesungguhnya, bukan hanya lewat sesi latihan. Pelatih Kepala Persema Malang Firman Basuki menegaskan, laga uji coba menjadi tolok ukur paling objektif sebelum menentukan pilihan.

”Seleksi sudah berjalan tiga hari. Kalau hanya dilihat dari latihan, penilaiannya kurang lengkap. Karena itu kami manfaatkan laga ini untuk mencari pemain yang benar-benar cocok,” ujarnya.

Firman menjelaskan, pada babak pertama seluruh pemain seleksi diturunkan. Setelah jeda, barulah pemain inti Persema masuk lapangan. Dari situ, tim pelatih bisa membandingkan kualitas, keberanian mengambil keputusan, hingga pemahaman taktik para pemain seleksi saat menghadapi tim profesional.

Penilaian tak hanya dilakukan saat pemain menguasai bola. Pergerakan tanpa bola, kemampuan bertahan, transisi menyerang, hingga disiplin posisi juga menjadi perhatian utama tim pelatih. Hasilnya, Persema akhirnya menetapkan empat pemain baru yang dinilai layak bergabung.

Empat pemain tersebut mengisi posisi bek tengah, bek kiri, bek kanan, dan gelandang bertahan. Posisi-posisi itu sebelumnya menjadi titik lemah Persema saat tampil di babak 64 besar Liga 4 Regional Jawa Timur.

”Kami berharap mereka bisa menambah kedalaman skuad,” kata Firman. Menurutnya, tambahan pemain juga penting sebagai antisipasi padatnya persaingan di babak 32 besar, termasuk risiko cedera maupun akumulasi kartu.

Terkait hasil akhir laga uji coba melawan Balikpapan FC, Firman memilih tak mempersoalkan skor. Baginya, progres permainan dan respons pemain di lapangan jauh lebih penting sebagai bahan evaluasi tim. (zan/adn)

Editor : A. Nugroho
#Liga 4 2025 #malang #persema #jawa timur