KABUPATEN – Evaluasi paro musim membuat Unggul FC Malang mantap mengambil satu sikap. Yakni bertahan dengan komposisi yang ada. Lini belakang, termasuk sektor penjaga gawang, dinilai sudah cukup solid sehingga manajemen dan tim pelatih memilih menahan godaan bongkar pasang pemain.
Keputusan tersebut berbanding terbalik dengan situasi musim 2024/2025. Saat itu, Unggul FC sempat melepas penjaga gawang Krisna Bramenta di jeda putaran pertama. Faktor performa serta kebutuhan regenerasi menjadi alasan manajemen mengakhiri kerja sama dengan kiper berusia 31 tahun tersebut lebih cepat.
Musim ini, penilaian tim pelatih berubah signifikan. Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono menyebut, kontribusi para penjaga gawang sejak awal kompetisi menunjukkan grafik positif. Tidak hanya kiper utama Angga Ariansyah yang tampil stabil, dua nama lain, Azfar Burhan dan Muhammad Rizki, juga dinilai siap ketika mendapat kesempatan.
”Musim ini kami melihat performa penjaga gawang sangat bagus. Bukan hanya Angga, tapi Azfar dan Rizki juga menunjukkan kesiapan,” ujar Usa.
Azfar menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Pada pekan ketiga Pro Futsal League, 18–19 Oktober lalu, dia tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan penalti Kuda Laut Nusantara. Aksi tersebut turut mengantar Unggul FC menang telak 5-1.
Ketika Angga harus absen dua laga akibat sanksi dua kartu merah, Azfar langsung dipercaya mengawal gawang. Usa mengakui, debut awal Azfar sempat diwarnai kesalahan. Namun, melalui evaluasi dan latihan intensif, performanya terus membaik dan tidak mengulangi kekeliruan serupa di laga berikutnya.
Sementara itu, Muhammad Rizki dinilai masih memiliki ruang perkembangan besar. Usianya yang baru 21 tahun menjadi modal penting untuk proses pematangan. ”Penampilannya di seri Malang Oktober lalu cukup menjanjikan,” tambah Usa.
Berdasarkan evaluasi tersebut, manajemen dan tim pelatih sepakat mempertahankan komposisi penjaga gawang. Stabilitas juga dijaga di posisi anchor yang dinilai belum memerlukan tambahan atau pergantian pemain pada paruh musim ini. (zan/adn)
Editor : A. Nugroho