Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Skateboard Kota Malang Manfaatkan Kejuaraan untuk Perbanyak Jam Terbang Atlet

Aditya Novrian • Kamis, 25 Desember 2025 | 17:10 WIB
BERI PENGALAMAN: Avdavin Syauqi (kiri) dan Abel Ramadhan (kanan) meraih medali emas dan perak dalam ajang Console Real Life (CRL) Festival 2025 di GOR Tawangalun, Banyuwangi, 13 Desember lalu.
BERI PENGALAMAN: Avdavin Syauqi (kiri) dan Abel Ramadhan (kanan) meraih medali emas dan perak dalam ajang Console Real Life (CRL) Festival 2025 di GOR Tawangalun, Banyuwangi, 13 Desember lalu.

MALANG KOTA – kejuaraan skateboard yang semakin beragam dimanfaatkan Skateboard Kota Malang untuk meningkatkan kualitas atletnya. Tidak hanya mengikuti kejuaraan resmi yang digelar Indonesia Skateboarding Association (ISA), para skater juga didorong tampil di ajang terbuka demi menambah jam terbang dan pengalaman bertanding.

Pelatih Skateboard Kota Malang Akbar Dani menilai dengan mengikuti banyak kejuaraan memberi keuntungan besar bagi atlet. Pasalnya, kejuaraan terbuka kerap diikuti tidak hanya oleh skater regional, tetapi juga atlet nasional hingga internasional.

”Saat berhadapan dengan skater yang lebih berpengalaman, jam terbang mereka akan semakin bertambah,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.

Menurut Dani, skater berpengalaman biasanya menampilkan trik yang lebih sulit dan variatif. Hal tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi atlet muda Kota Malang. Baik untuk mengantisipasi maupun meniru teknik yang ditampilkan lawan pada kejuaraan berikutnya.

Pengalaman bertanding dinilai jauh lebih berharga dibanding sekadar latihan rutin. Dani mengamati banyak skater berpengalaman memilih mengikuti kejuaraan terbuka. Selain karena bisa diikuti hanya dengan membayar biaya pendaftaran tanpa melalui seleksi, hadiah yang ditawarkan juga umumnya lebih besar dibanding kejuaraan resmi.

Faktor tersebut membuat atmosfer persaingan di kejuaraan terbuka lebih ketat dan menantang. Atas dasar itu, Skateboard Kota Malang tidak membatasi atletnya dalam memilih kejuaraan.

Selama mampu memenuhi biaya pendaftaran, atlet diarahkan untuk tampil di berbagai ajang. ”Penilaian juri di setiap perlombaan berbeda-beda. Dengan sering bertanding, mereka bisa memahami karakteristik penilaian tersebut,” tambahnya.

Sepanjang tahun ini, atlet Skateboard Kota Malang telah mengikuti sejumlah kejuaraan, di antaranya Porprov IX Jatim 2025, King of Kuta 2025, hingga Console Real Life 2025. Pada ajang terakhir, dua skater Kota Malang, Avdavin Syauqi dan Abel Ramadhan, berhasil menyumbangkan medali emas dan perak. (zan/adn)

Editor : A. Nugroho
#atlet #skaterboard #Kota Malang #isa