KEBERHASILAN Atlet Dayung Kabupaten Malang Mugi Harjito meraih empat medali emas dan dua perak di SEA Games 2025 menjaga tradisi prestasi. Sejak 2015, atlet dayung dari Bumi Kanjuruhan selalu bawa pulang medali dari ajang tersebut. 10 tahun lalu, capaian Muhammad Yaqin, Ikram, dan Laisadi di kelas rowing membuka kran prestasi itu.
Setelah itu, raihan medali di SEA Games dilanjutkan Mahendra Yanto. Dia mendapat medali dalam SEA Games edisi 2019, 2021, dan 2023.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Malang Erry Setyatmiko mengatakan, tradisi medali itu tidak didapatkan dengan cara instan. Para atlet melakukan persiapan jangka panjang. Kerja keras selama pertandingan.
Selain itu, Kabupaten Malang juga mempunyai atlet dayung potensial. Di mana, bakat mereka diasah untuk menghadirkan prestasi. ”Konsistensi ini berkat program jangka panjang,” katanya.
Bermula dari proses seleksi atau penjaringan atlet secara ketat. Baru kemudian membawa atlet tersebut ke Kabupaten Malang untuk ditempa dengan berbagai latihan. Setelah itu, mengasah jam terbang mereka melalui berbagai kejuaraan terbuka dan resmi.
Proses tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya. Erry menjelaskan, selain faktor disiplin tinggi, ambisi besar juga berpengaruh ke semangat atlet. Atlet Dayung Kabupaten Malang yang memperoleh medali SEA Games selalu punya mentalitas ingin menang.
”Itu membuat regenerasi atlet kami berjalan dengan baik dan mampu melahirkan banyak atlet level nasional maupun internasional,” katanya. Dia optimistis tradisi meraih medali di SEA Games bisa terus terjaga. Setelah ajang itu, para atlet akan mengikuti kejuaraan lain. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho