MALANG KOTA- Penyerang Arema FC Muhammad Rafli akan menjalani babak baru dalam kariernya. Pemain berusia 27 tahun itu akan berlabuh ke klub lain dengan status pinjaman. Berdasar informasi diterima wartawan koran ini, akan berlabuh ke klub Championship atau Liga 2.
Perlu diketahui, Rafli cukup lama berkostum Singo Edan. Dia mulai bergabung dengan tim sejak musim kompetisi 2017 lalu. Dia didatangkan setelah menimba ilmu di ASIFA. Selama waktu itu, kariernya naik dan turun. Sempat merasakan gelar Piala Presiden tiga kali dan lalu minim mendapatkan kesempatan tampil.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, keputusan peminjaman tersebut murni didasari kebutuhan sang pemain. Rafli ingin berbenah dan terus berkembang. Misi itu kemungkinan akan sulit didapatkan saat tetap berada di bangku cadangan Arema FC saat ini.
”Rafli telah memainkan peran penting dalam sejarah Arema FC. Melalui dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang kuat kepada klub,” kata juru taktik asal Brasil itu. Dia tidak meragukan loyalitas pemain bernomor punggung 24 itu. Menurutnya, dia selalu memberi 100 persen kemampuan dalam latihan dan pertandingan.
Meski begitu, meningkatnya persaingan dalam skuad dan terbatasnya kesempatan bermain, keputusan terbaik adalah mengizinkan Rafli bergabung dengan klub lain. Satu tujuan, dapat memperoleh menit bermain reguler dan melanjutkan perkembangan.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, manajemen klub selalu mendukung saran pelatih yang berorientasi pada kebaikan tim dan pemain. Pria yang akrab disapa Inal itu menilai Rafli sebagai aset yang memiliki disiplin tinggi dan attitude yang baik. ”Secara objektif, manajemen melihat Rafli pemain berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki orientasi yang baik dalam mengevaluasi penampilannya,” paparnya.
Inal menepis anggapan bahwa keputusan itu diambil semata-mata karena tekanan eksternal atau kritik suporter. ”Dia tipe pemain yang memiliki mental bagus dalam menyikapi berbagai kritik. Lalu, memiliki solusi untuk evaluasi demi perbaikan performanya,” kata pria asal Bogor tersebut. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian