KABUPATEN - Gol kemenangan ke gawang Persik Kediri rupanya tidak membuat posisi Ian Puleio aman. Performa Winger berusia 27 tahun itu selama putaran pertama dievaluasi. Klub akan mengganti Ian dengan pemain asing lain sebagai bagian upgrade juru gedor untuk putaran kedua kompetisi.
Selama putaran pertama, sumber gol terbesar Arema FC berasal dari Dalberto Luan Belo. Dia mencetak 10 gol. Sedangkan Ian menyumbang dua gol dalam 15 laga. Sebelumnya, tim merekrut Gabriel Silva untuk mengisi posisi Paulinho Moccelin.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, keputusan mengakhiri kerja sama dengan Ian Puleio tidak diambil dengan asal. Sebelum mengakhiri kerja sama dengan sang pemain terlebih dahulu dilakukan diskusi antara tim pelatih dan manajemen selama beberapa hari. Performa pemain dinilai satu-satu dalam proses itu. ”Salah satunya adalah Ian yang dianggap kontribusinya kurang maksimal,” ujar dia kepada koran ini.
Berdasar pengamatan manajemen klub, kontribusi Ian tidak dimungkiri belum sesuai ekspektasi. Terlebih, value sang pemain saat bergabung cukup besar karena berpengalaman tampil di kompetisi Eropa. Sedangkan performa di lapangan, Ian telat panas dengan baru mencetak gol perdana pada laga ke-12.
Pria kerap disapa Inal itu menjabarkan, selama proses komunikasi dengan Ian, Singo Edan sebenarnya membuka opsi peminjaman dibandingkan pemutusan kerja sama. Mengingat pemain tersebut sudah mendapatkan tawaran dari dua klub BRI Super League. Namun, pemain berposisi sayap kanan itu memilih untuk mencari pelabuhan baru di luar negeri.
Disinggung terkait siapa pengganti Ian, Inal memastikan pemain anyar nantinya bakal lebih berkualitas dan cepat tune-in dengan skema tim. Sosok yang didatangkan dipilih langsung Pelatih Kepala Marcos Santos. ”Kami percaya pemain yang didatangkan Marcos bisa membawa efek besar ke tim di putaran kedua mendatang,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian