MALANG KOTA- Pemain Arema FC yang berpotensi jadi pencetak gol terbanyak atau top skor pada akhir musim kompetisi bertambah. Saat ini Joel Vinicius menempati urutan tujuh di daftar top skor BRI Super League. Sedangkan Dalberto Luan Belo menempati urutan kedua bersama penyerang Borneo FC Mariano Peralta.
Jarak gol penyerang Singo Edan itu dengan pencetak gol terbanyak sementara kompetisi tidak jauh. Pemain Persija Jakarta Maxwell ada di peringkat satu dengan mengoleksi 11 gol. Sedangkan Dalberto mencetak 10 gol dan Vinicius tujuh kali membobol gawang lawan.
Saat ini, ada banyak waktu untuk Dalberto dan Vinicius memperpendek atau melampaui jumlah gol tersebut. Itu menyusul, Singo Edan masih punya 16 laga ke depan. Selain itu, mereka akan didukung banyak gelandang kreatif. Mulai Arkhan Fikri, Valdeci Moreira, Gustavo Franca, sampai Gabriel Silva.
Menyadari peluang tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memastikan kalau keduanya akan dapat dukungan. Dia melihat, saat lini depan tajam akan menguntungkan Singo Edan. Peluang untuk mendapatkan kemenangan bisa semakin besar.
”Kami percaya tambahan pemain di sektor lini depan dapat mendorong tim tampil lebih kompetitif pada putaran kedua,” jelas pelatih asal Brasil itu. Marcos akan mendorong proses adaptasi Vinicius berjalan cepat. Sedangkan pemain lain akan terus mengasah kemampuannya dalam menyelesaikan peluang.
Sebagai informasi, Arema FC sejatinya tampil menekan saat melawan Dewa United, 26 Januari lalu. Namun, tidak ada gol yang bersarang ke gawang klub identik kostum hitam itu. Statistik Singo Edan, menciptakan lima shots on target, delapan chances created, 21 touch in the box (kotak penalti lawan).
Marcos menjabarkan, performa Singo Edan akan terus meningkat. Kekalahan melawan Dewa United memberi banyak pelajaran kepada tim dan pemain. ”Sekarang kami akan memaksimalkan waktu untuk melakukan persiapan sebelum menghadapi laga selanjutnya,” paparnya.
Arema FC punya waktu lima hari bersiap sebelum melawan Persijap Jepara. Laga itu akan berlangsung 2 Februari di Stadion Kanjuruhan. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian