KEPANJEN – Meski Arkhan Fikri dkk baru mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil seri
di laga awal BRI Super League 2025/2026, Singo Edan bakal tampil prima. Pertandingan melawan Persijap Jepara nanti sore (2/2) akan dijadikan kesempatan untuk melanjutkan kemenangan di laga kandang.
“Kondisi tim saat ini sangat bagus. Kami telah mempersiapkan segala aspek untuk melanjutkan kemenangan di sini,” ungkap Pelatih Kepala
Arema FC Marcos Santos kemarin (1/2). Dia menilai, baik pemain lama maupun baru sudah diintegrasikan dalam skema tactical.
Sehingga opsi bermain di laga nanti akan semakin banyak. Meski begitu, nakhoda berusia 46 tahun itu tetap mewanti- wanti anak asuhnya agar tidak meremehkan Laskar Kalinyamat. Itu karena tim tersebut dikenal sering menumbangkan klub besar dan baru saja meraih kemenangan atas PSM Makassar.
Jika para penggawanya lengah, tiga poin bisa saja dicuri tim tamu. Berangkat dari situasi itu, Marcos telah menyiapkan antisipasi untuk segera menyegel kemenangan. Dia memberi instruksi khusus kepada tiga trisula depan anyar, yakni Gabriel Silva, Joel Vinicius, dan
Gustavo Franca agar mudah mengacaukan pertahanan Persijap.
Aktivitas ketiganya juga dilakukan selama satu pekan sebelumnya, sehingga chemistry mereka jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Meski tanpa keberadaan Dalberto Luan Belo, Marcos percaya dengan kedatangan Joel. Menurutnya, eks penggawa Borneo FC itu bakal menjadi tumpuan baru tim untuk mencetak angka.
“Pergerakan tanpa bola dan finishing-nya sangat berkualitas. Dia bisa menjadi pembeda saat bertanding di kandang,” tandasnya. Senada dengan Marcos, Winger Arema FC Gabriel Silva menyampaikan, tim memiliki persiapan lebih baik untuk menghadapi Persijap. Dia dan sejumlah penggawa anyar sudah menjalani latihan khusus agar lebih klop saat tampil di atas lapangan.
“Penampilan saya dan rekan-rekan baru bakal lebih baik dari sebelumnya. Kami akan memberi efek besar ke pertandingan nanti,” tambah dia. Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Persijap Jepara Divaldo Alves tidak ingin timnya kehilangan momentum positif. Menurutnya, kemenangan atas PSM Makassar justru harus diteruskan di laga nanti.
“Tiga poin di laga nanti juga akan berguna memperbaiki posisi kami di papan klasemen,” ujar dia. Meski lawan yang dihadapinya berada dalam performa inkonsisten, dia menilai Arema FC merupakan lawan yang sulit dikalahkan.
Sebab, faktor bermain di kandang dapat memberikan tekanan terhadap
anak asuhnya. Jika timnya tidak memiliki mentalitas yang kuat, mereka bisa saja tampil buruk selama 90 menit pertandingan.
Oleh karena itu, dia mempersiapkan skema khusus
untuk mengatasi permainan ketat Singo Edan. Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan,
dia bakal memanfaatkan kecepatan penyerang depan untuk melancarkan serangan
balik. (zan/dan)