MALANG KOTA- Penantian panjang Adi Satryo untuk kembali bermain sejak menit awal laga akhirnya berakhir, kemarin. Mantan pemain PSIS Semarang itu masuk starting eleven tim melawan Persijap Jepara. Dia menggantikan posisi Lucas Frigeri yang duduk di bangku cadangan.
Kiper berusia 24 tahun itu membutuhkan sembilan laga untuk kembali jadi pilihan utama. Terakhir kali, dia bermain sejak menit awal saat pekan ke-10 kompetisi. Pada waktu itu Singo Edan melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan.
Dalam laga tersebut, Singo Edan mendapat hasil kurang menyenangkan. Harus kalah dari Pesut Etam dengan skor 1-3. Saat ini, dia sudah bermain delapan kali di BRI Super League.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, tidak ada alasan khusus dalam melakukan rotasi penjaga gawang. Menurutnya, semua pemain tim mempunyai peluang bermain di kompetisi. Tim pelatih memilih siapa paling siap menghadapi laga melawan Persijap Jepara, kemarin.
”Kami melihat pemain yang paling siap bermain. Semua kiper di tim (skuad Arema FC) merupakan pemain yang bagus,” kata juru taktik asal Brasil itu. Berangkat dari itu, siapa saja yang tampil akan memberikan 100 persen kemampuannya. Lalu, berkolaborasi dengan pemain lini belakang menjaga gawang tim tidak kebobolan.
Berangkat dari itu, Marcos tidak mempermasalahkan Arema FC punya empat kiper. Dia melihat, itu bisa membuat kedalaman skuad bagus. Artinya saat ada yang absen, pemain lain siap menggantikan.
Marcos melihat, dengan masih punya banyak laga ke depan, performa tim tidak boleh banyak menurun saat hadapi situasi tidak full skuad. Kualitas Arema FC harus terjaga supaya bisa terus kompetitif. Apalagi pada bulan Februari menghadapi lima laga.
Berdasar penelusuran wartawan koran ini, Frigeri cukup lama tidak duduk bangku cadangan. Dia selalu bermain mulai pekan ke-10 kompetisi sampai pekan ke-18 BRI Super League. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian