MALANG KOTA- Tim pelatih Arema FC berharap penggawa Singo Edan melupakan hasil positif saat away ke Jakarta, 8 Februari lalu. Gustavo Franca dan kawan-kawan dituntut untuk fokus menatap laga melawan Semen Padang Minggu nanti (15/2). Meski Kabau Sirah berada di zona merah, Marcos Santos enggan merasa di atas angin.
Kemenangan atas Semen Padang pada putaran pertama BRI Super League juga sudah dilupakan juru taktik asal Brasil itu. Menurutnya, Kabau Sirah datang ke Stadion Kanjuruhan dengan kekuatan yang berbeda. Itu menyusul, melakukan perombakan skuad.
”Kami akan melawan tim (Semen Padang) yang berbeda. Karena itu harus waspada dan melakukan persiapan dengan bagus,” kata pelatih berusia 46 tahun tersebut. Berdasar pengalamannya, amunisi anyar bisa membawa perubahan di dalam tim. Khususnya dalam segi permainan.
Itu menyusul, pemain baru direkrut berdasar kebutuhan tim untuk menambah kekuatan. Atau menambal kekurangan saat putaran pertama kompetisi. Marcos mencontohkan, bagaimana performa Hansamu Yama, Rio Fahmi, Gabriel Silva, dan pemain anyar Arema FC lain.
Selain itu dia merasa tidak ada laga yang mudah di BRI Super League. Setiap pekan menghadirkan tantangan yang berbeda. Klub harus terus fokus untuk bisa kompetitif. ”Kompetisi ini tidak mudah. Kami harus bermain baik dan memburu kemenangan,” kata dia.
Analisis Marcos itu memang terbukti benar. Sebelum melawan Arema FC, Semen Padang berhasil mengalahkan tim posisi enam Persita Tangerang. Dalam laga itu, pemain anyar Kabau Sirah Diego Mauricio jadi aktor yang membawa tim menang lewat satu gol yang diciptakannya.
Sebagai informasi, Semen Padang mendatangkan sembilan pemain anyar. Tujuh di antaranya merupakan legiun asing. Mereka adalah Jaime Giraldo, Ravy Tsouka, Boubakary Diarra, Maicon de Souza, Kianz Froese, Guillermo Fernandez, dan Kazuki Nakagawa.
Kehadiran nama-nama itu membuat Semen Padang berhasil raih empat poin dalam dua laga terakhir. Mampu bersaing saat melawan Persita Tangerang dan Bali United. Mereka termotivasi keluar dari zona merah.
Satu upaya Arema FC meredam pemain-pemain anyar Semen Padang adalah dengan menganalisis kekuatan lawan. Memantau bagaimana permainan mereka. ”Baru setelah itu menyiapkan antisipasi permainan,” kata dia.
Senada dengan Marcos, Gabriel Silva enggan merasa di atas angin jelang laga melawan Semen Padang. Menurutnya, setiap tim selalu termotivasi untuk menang demi memperbaiki posisi di klasemen. ”Kami ingin kembali meraih tiga poin dengan kerja keras,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho