RADAR MALANG – Laga BRI Super League 2025/2026 yang akan berlangsung pada hari Jumat malam (20/2), bertepatan dengan bulan Ramadan 2026. Para pemain dituntut kesiapan fisiknya karena perubahan jadwal menjadi malam hari.
Berlokasi di Stadion Haji Agus Salim, pertandingan ini menjadi debutan mereka di tengah bulan Ramadan.
Pelatih Laskar Kie Raha, Hendro Susilo, menegaskan bahwa perubahan jadwal di bulan puasa ini bukan menjadi halangan bagi anak asuhnya yang sudah profesional menjelang laga nanti.
“Semua pemain dalam keadaan baik. Bertepatan dengan bulan Ramadan, mungkin ada sedikit adaptasi karena bermain malam hari. Namun, hal ini bukan menjadi kendala karena pemain kami profesional yang bisa mengatasi situasi tersebut,” ujarnya dilansir dari laman resmi Malut United.
Malut United akan menghadapi tuan rumah yang sedang berada di zona degradasi. Walupun Malut United memiliki keunggulan 40 poin di posisi ke-4, mereka tetap mewaspadai lawan mereka. Sebab, statistik ataupun klasemen tidak selalu menentukan menang atau kalah, semua tergantung apa yang terjadi di lapangan nanti.
Justru hal ini patut diwaspadai karena Kabau Sirah memiliki semangat menang yang sangat tinggi untuk bisa keluar dari zona degradasi.
“Kami mewaspadai semua pemain Semen Padang. Saya selalu mengingatkan kepada pemain saat ini semua tim ingin menang. Untuk itu, jika kami tidak siap dan tidak fokus bisa terpleset lagi,” kata Hendri Susilo dalam konferensi pers.
Selain itu, Malut United diprediksi akan menurunkan duo penyerang Brasil mereka sebagai starter, yakni David da Silva dan Ciro Alves.
Laga ini diprediksi akan berjalan sengit karena motivasi kedua tim yang ingin mengamankan poin penuh pada laga nanti.
Dalam penutup konferensinya, Hendro Susilo menegaskan pertandingan harus besok berjalan dengan baik dan fair play harus dijunjung tinggi.
“Saya berharap pertandingan besok dapat berjalan bagus dan fair play. Menang atau kalah dalam sepak bola itu hal biasa. Namun, semangat fair play harus dijunjung tinggi,” ujarnya sekaligus menutup konferensi pers.
Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian