KABUPATEN - Adi Satryo dan Rio Fahmi menunjukkan penampilan yang gemilang pada awal putaran kedua. Performa itu bisa membuka peluang keduanya kembali memperkuat Timnas Indonesia. Seperti diketahui tim pelatih Garuda tengah melakukan monitoring kepada pemain lokal yang tampil di BRI Super League.
Sebagai informasi, penampilan terakhir Adi saat membela Merah Putih terjadi pada 2024 lalu. Pada waktu, dia masuk skuad Garuda yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Aksi mantan kiper PSIS Semarang itu, sempat dipantau langsung Pelatih Kepala Timnas John Herdman. Dia menyaksikan penampilan Adi saat menghadapi Persija Jakarta, 8 Februari lalu.
Dalam laga itu, kiper berusia 24 tahun itu mampu mencatatkan clean sheet dengan melakukan dua penyelamatan krusial. Membantu Singo Edan menang di kandang Persija Jakarta. ”Pastinya saya ingin kembali ke timnas. Itu harapan besar saya sejak lama,” katanya.
Penjaga gawang berusia 24 tahun itu mengatakan, untuk bisa kembali masuk dalam skuad Garuda dirinya memerlukan konsistensi. Selain mendapatkan menit bermain reguler, Adi merasa perlu terus menunjukkan performa positif di setiap laga. Mampu menjaga gawang supaya tidak kebobolan.
Dalam laga menghadapi Semen Padang FC, 15 Februari lalu, Adi Satryo mampu clean sheet. Itu membuatnya mencatatkan hattrick nirbobol. Penampilannya saat itu membantu Singo Edan merangkak naik dari posisi papan bawah.
”Saya hanya perlu bekerja keras. Jika sudah rezeki (pasti dipanggil). Maka saya akan berusaha (memberikan) yang terbaik untuk bisa tampil maksimal,” tambah dia. Baginya selain panggilan Timnas, membawa Arema FC menang jadi misi yang ingin dia wujudkan. Pemain bernomor punggung 30 itu menyadari target tim, finish di papan atas klasemen.
Senada dengan Adi, Rio Fahmi juga mengusung ambisi besar untuk kembali membela skuad Garuda. Menurutnya, peminjaman ke Arema FC akan memperbesar peluangnya untuk mencapai target itu. Dia merasa, peluang tersebut terbuka lebar untuk semua pemain BRI Super League yang tunjukkan performa bagus.
”Saya melihat dia orangnya welcome kepada semua (pemain). Setahu saya John mau meluangkan waktu untuk datang ke camp latihan atau ke beberapa pertandingan,” katanya. Soal peluang mendapat panggilan pada Maret mendatang, Rio menilai dirinya hanya perlu membuktikan kemampuan bersama Arema FC. Selama mampu membantu Singo Edan meraih hasil positif, dia bisa mendapat perhatian lebih dari pelatih Timnas. (zan/gp)
Disunting kembali oleh: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian