FULLBACK kiri Arema FC Ikhsan Lestaluhu mencatatkan peningkatan jumlah menit bermain musim ini. Sampai pekan ke-22 BRI Super League, dia sudah bermain selama 603 menit. Selama waktu itu bermain dalam 13 pertandingan.
Perinciannya, delapan kali bermain sejak menit awal atau masuk starting eleven dan lima sisanya turun sebagai pemain pengganti. Pada Liga 1 2024/2025, mantan pemain Madura United itu berlaga dalam 15 laga. Menorehkan total penampilan 396 menit.
Kesempatan berlaga yang lebih banyak membuat pemain asal Tulehu itu bersyukur. Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari peran Pelatih Kepala Marcos Santos. Dia merasa, juru taktik berusia 46 tahun itu tidak pernah membeda-bedakan pemain, memberikan kesempatan kepada penggawa tim yang bekerja keras di latihan.
Berangkat dari itu, dia berusaha tampil maksimal di latihan atau pertandingan. Baginya, kapan saja dapat kesempatan berlaga harus memberikan 100 persen untuk tim. ”Peluang tersebut (bermain) selalu saya manfaatkan dengan sebaik mungkin,” katanya.
Dia menjabarkan, salah satu momentum penting yang membuatnya sering berlaga adalah laga menghadapi Madura United di Stadion Kanjuruhan pada Desember 2025. Brace yang dicetaknya dalam laga tersebut meningkatkan kepercayaan dirinya. Hal itu turut memengaruhi keputusan Marcos untuk memainkan Ikhsan dalam enam pertandingan sepanjang 2026.
Meski begitu, pemain bernomor punggung 96 itu merasa penampilannya di atas lapangan perlu terus ditingkatkan. Alasannya, masih ada aspek yang harus diperbaiki. Dia ingin terus beri kontribusi maksimal untuk tim. ”Saya harus mengasah aspek bertahan saya, agar bisa terus dipercaya tampil sebagai fullback,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho