MALANG KOTA- Kiper Arema FC Adi Satryo tidak absen lama. Mantan penjaga gawang PSIS Semarang itu berpeluang berlaga di pertandingan Singo Edan selanjutnya. Seusai menghadapi Borneo FC Samarinda, Arema FC dijadwalkan melawan Bali United, 6 Maret nanti.
Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi mengatakan, Adi membutuhkan waktu sekitar sepekan untuk menjalani pemulihan. Karena itu, kesempatan dia comeback bertanding dalam waktu dekat terbuka lebar. ”Saat kondisinya terus membaik, minggu depan (saat lawan Bali United) bisa bermain lagi,” katanya.
Meski bermain penuh pada laga melawan Madura United, tim pelatih dan medis Arema FC memutuskan tidak memaksa memainkan Adi saat lawan Borneo FC. Salah satu tujuannya, menghindari risiko cedera yang lebih berat. Apalagi problemnya ada di salah satu bagian tubuh yang vital.
Nanang mengatakan, Adi menjalani pemulihan cedera di bagian kepala. Itu akibat, benturan dengan pemain Madura United yang sempat membuatnya dapat perawatan intensif di lapangan. ”Jadi paling ideal, dia (Adi) untuk sementara istirahat (fokus pemulihan) terlebih dahulu saat ini,” paparnya.
Menurutnya, proses pemulihan sang pemain berjalan dengan positif saat ini. Kondisinya semakin membaik. Kiper berusia 24 tahun itu menjalani pemulihan di rumah.
Nanang menjabarkan, risiko atlet mengalami cedera memang cukup besar. Itu menyusul, dalam pertandingan sepak bola terjadi kontak fisik. Para pemain juga dituntut untuk bermain maksimal setiap pekan dalam intensitas laga yang tinggi.
Absennya Adi dalam pertandingan kemarin, membuat Singo Edan mengandalkan Lucas Frigeri dan Gianluca Pandeynuwu. Dalam empat laga sebelumnya, Adi selalu jadi pilihan utama. Dia berhasil mencatat tiga kali clean sheet.
Sementara itu, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, akan melihat kondisi Adi terlebih dulu. Saat dalam kondisi yang siap ada potensi untuk bermain di laga selanjutnya. Dia tidak ingin memaksa pemain yang belum benar-benar fit. ”Kami berharap dia segera pulih 100 persen,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho