Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Marcos Santos Soroti BRI Super League Lebih Sulit Diprediksi Dibanding Liga Brasil

Aditya Novrian • Senin, 2 Maret 2026 | 11:30 WIB

ENGGAN REMEHKAN LAWAN: Joel Vinicius (kanan) berhasil membobol gawang Semen Padang dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan.
ENGGAN REMEHKAN LAWAN: Joel Vinicius (kanan) berhasil membobol gawang Semen Padang dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan.

MALANG KOTA- Marcos Santos telah menjalani 23 pertandingan bersama Arema FC musim ini. Sejak bergabung pada Agustus lalu, pelatih asal Brasil tersebut mulai merasakan langsung berbagai dinamika pada musim perdananya berkarier di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Dari pengalaman tersebut salah satu hal yang paling menonjol menurutnya adalah tingginya tingkat kompetisi antarklub BRI Super League.

Pelatih berusia 46 tahun itu bercerita kepada wartawan koran ini, setiap pertandingan BRI Super League selalu menghadirkan tingkat kesulitan yang berbeda. Menurutnya, tim-tim papan atas memang kerap menampilkan permainan yang lebih baik berkat komposisi skuad yang berkualitas. Namun, hal itu bukan jaminan bisa menang dengan mudah.

Itu menyusul, setiap pekan menghadapi laga yang berjalan alot saat melawan tim papan tengah, bawah, bahkan, tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Karena itu, bukan hal mengejutkan saat klub posisi lima besar kalah dalam laga menghadapi kesebelasan yang berada di papan tengah. ”Tim-tim di sini sangat kompetitif. Banyak pertandingan yang saya jalani maupun saya saksikan berjalan tidak terprediksi,” ujarnya.

Baca Juga: Pelatih Arema FC Marcos Santos Beberkan Penyebab Kekalahan dari Borneo FC, Intensitas Jadi Masalah

Bagi Marcos Santos, kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan besar. Sebab, Arema FC bisa saja menaklukkan tiga tim teratas, namun pada saat yang sama juga berpeluang tumbang saat menghadapi tim-tim papan bawah.

Kondisi tersebut diakuinya sedikit berbeda saat dirinya masih menjadi pelatih klub Liga Brasil. Menurutnya, hasil pertandingan yang mengagetkan sangat jarang terjadi. Itu karena, kekuatan tim papan atas dengan tim di bawahnya cukup besar.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu menambahkan, pengalaman selama berkiprah di Indonesia memperkaya pemahaman dirinya terhadap kompetisi sepak bola Tanah Air. Dia berharap bekal tersebut dapat membantunya menjalani putaran kedua BRI Super League dengan lebih maksimal. ”Pengalaman di sini sangat membantu saya untuk terus berkembang dan menunjukkan hasil yang lebih baik,” tandasnya. (zan/gp)

Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #Marcos Santos Arema FC