TIM pelatih Unggul FC Malang akan memaksimalkan sesi latihan malam selama bulan Ramadan. Itu menyusul, hasil uji coba menempa diri dalam waktu tersebut bagus. Wais Alkarni dan kawan-kawan lebih optimal latihan pada pukul 20.00 dibandingkan jelang berbuka puasa.
Asisten Pelatih Unggul FC Malang Agus Abdulrahman menjelaskan, mulanya para pemain tidak terlalu terbiasa dengan aktivitas latihan pada malam hari. Itu akibat, pada waktu tersebut sering digunakan penggawa untuk beristirahat setelah sesi latihan pagi atau sore. Namun, setelah sepekan berlatih pada malam hari mulai bisa melakukan penyesuaian diri.
”Saat ini para pemain dalam kondisi yang bagus, proses berlatih (malam hari) berjalan jauh lebih baik,” katanya. Menurutnya, dalam sesi latihan pada waktu tersebut penggawa tim menunjukkan daya tahan tubuh positif. Mereka mampu menjalani dua jam latihan secara konsisten. Tanpa mengalami penurunan performa signifikan saat latihan dengan intensitas tinggi.
Agus menjabarkan, program latihan fisik tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap pekan ini. Berdasar hasil diskusi dengan Pelatih Kepala Andre Brocanelo, penggawa Unggul FC masih mampu menjalani aktivitas fisik yang lebih berat lagi. Baik itu melalui program di gym maupun sesi latihan di lapangan.
”Kami harus menjaga kebugaran pemain agar tidak mudah alami problem kaki,” katanya. Baginya hal tersebut penting. Itu menyusul ada potensi cedera saat jalani latihan dengan intensitas tinggi.
Dia berharap masalah kaki yang dialami Muhammad Rizky tidak terjadi ke pemain lain. Sebab, kehilangan pemain sebelum putaran kedua dimulai dapat memengaruhi skema permainan tim dalam pertanding akhir Maret mendatang. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho