Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Turun ke Peringkat 11 Klasemen BRI Super League setelah Kalah 3-4 dari Bali United

Aditya Novrian • Sabtu, 7 Maret 2026 | 03:00 WIB

Bek kiri Arema FC Iksan Lestaluhu mengecoh pemain Bali United dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-24 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (6/3) malam. (Darmono/Radar Malang)
Bek kiri Arema FC Iksan Lestaluhu mengecoh pemain Bali United dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-24 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (6/3) malam. (Darmono/Radar Malang)

MALANG - Kekalahan tipis 3-4 yang dialami Arema FC saat menghadapi Bali United pada Jumat malam (6/3) berdampak langsung pada posisi Singo Edan di klasemen sementara BRI Super League pekan ke-24. Hasil tersebut membuat Arema FC harus turun ke peringkat ke-11 dengan koleksi 31 poin.

Tambahan tiga poin bagi Bali United justru membuat tim berjuluk Serdadu Tridatu itu merangkak naik ke posisi sembilan dengan raihan 33 poin. Selisih poin kedua tim kini hanya terpaut dua angka.

MBaca Juga: Pelatih Arema FC Marcos Santos Akui Lini Belakang Bermasalah Jadi Biang Kekalahan Singo Edan dari Bali United

Dalam pertandingan tersebut, Arema FC sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit. Namun efektivitas Bali United dalam memanfaatkan peluang membuat tim tamu mampu mencetak empat gol dan mengamankan kemenangan.

Pelatih kepala Arema FC Marcos Santos mengakui hasil tersebut menjadi pukulan bagi timnya. Menurut dia, sejumlah kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan membuat lawan mampu memaksimalkan peluang menjadi gol.

“Kesalahan individu yang kami lakukan tidak boleh kembali terulang. Pemain harus tetap fokus sepanjang pertandingan,” ujar Marcos seusai laga.

Ia menegaskan bahwa kebobolan empat gol tidak bisa dibebankan hanya kepada penjaga gawang Gianluca Pandeynuwu. Menurutnya, organisasi permainan terutama di lini belakang masih perlu banyak pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang pada pertandingan berikutnya.

“Dia (Gianluca) dan lini belakang kami sangat kesulitan mengantisipasi shoot on target mereka,” tambah pelatih asal Brasil tersebut.

Di sisi lain, kekalahan ini juga membuat Arema FC harus bekerja lebih keras untuk kembali memperbaiki posisi di papan tengah klasemen. Persaingan di zona tersebut terbilang ketat karena selisih poin antar tim tidak terlalu jauh.

Dengan masih tersisanya sejumlah pertandingan ke depan, Arema FC masih memiliki peluang untuk kembali merangsek naik di klasemen. Namun Marcos menegaskan bahwa perbaikan performa tim harus segera dilakukan, terutama dalam menjaga konsentrasi selama pertandingan.

Evaluasi menyeluruh pun akan dilakukan oleh tim pelatih. Harapannya, Singo Edan dapat kembali meraih hasil positif pada laga berikutnya dan memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #Super League